Assalamu’alaikum,,, :D

“The Power of Words” ada gak sih istilah kayak gitu?? Yah, sudahlah, itu mah gak penting. Yang penting saya sudah merasakan sebuah kekuatan dari rangkaian kata-kata. Renungan ini saya dapat dari sebuah buku dan sampai saat ini masih menempel di dinding kamar saya. Nah, sekarang saya mau membaginya dengan kalian :)

*Sebuah Renungan*

Dahulu aku telah dapat merasakan adanya Allah, tetapi sekarang aku dapat melihat-Nya,,

Dahulu aku selalu memanggil-Nya dan kini aku benar-benar mendengar-Nya,,

Dahulu aku takut kepada-Nya, selalu aku gentar, tetapi kini aku sungguh-sungguh mencintai-Nya,,

Dahulu aku menyeru-Nya, tetapi kini aku dapat melihat-Nya di sampingku, dibelakangku, bahkan dimana-mana,,

Dahulu aku selalu memohon pertolongan-Nya dengan menyebut ’Ya Robbi’, tetapi kini bila aku berucap ’Yaa Rabbi’, maka itu aku lakukan semat-mata karena aku mensyukuri segala nikmat-Nya dan kala aku bertahmid kepada-Nya,,

Kini aku telah dibiasakan Allah SWT untuk dapat melihat-Nya dengan lebih terang disaat keadaan gelap, daripada di waktu keadaan terang,,

Di dalam gua aku dapat melihat Allah SWT lebih jelas daripada sebuah puncak gunung yang tinggi,,

Bagiku, di saat kekalahan, Allah SWT dapat terlihat lebih jelas jika dibandingkan dengan apa yang dapat kusaksikan pada saat kemenangan berada di dalam genggamanku,,

Pada saat setiap kali aku harus menghadapi ujian dan cobaan, maka aku merasakan kelembutan tangan Allah SWT menjulur menyentuh hatiku, mengisinya dengan lebih lagi keimanan, melengkapi serta lebih menyempurnakan lagi keimanan yang selama ini memang telah bersemayam di dada,,

Kini aku menyadari dan benar-benar merasakan bahwa keimanan sungguh-sungguh merupakan suatu kenikmatan yang menimbulkan rasa kebahagiaan yang mendalam,,

Hanya Allah SWT-lah yang semata-mata kita pergunakan sebagai tali tempat kita bergantung, layaknya tali parasut yang digenggam seseorang yang terjun di angkasa lepas, perlahan-lahan menuju ke pendaratan yang mulus di atas hamparan rumput yang hijau,,

Kekuatan Allah SWT semata yang telah kita pergunakan sebagai tongkat dan perisai yang kita pakai mendaki batu-batu terjal serta kerikil-kerikil tajam zaman,,

Kodrat Allah SWT adalah layaknya roket yang meluncur tegar menembus seluruh lapisan awan keputusasaan serta angin penghalang yang senantiasa merintangi,,

Pengalaman telah pula mengajarkan kepada kita bahwa keimanan yang utuh dan kukuh adalah senjata rahasia yang ampuh dalam kehidupan yang mampu :
Merubah keragu-raguan menjadi tekad yang bulat
Merubah kelemahan menjadi kekuatan
Merubah kegelisahan menjadi kemantapan
Merubah kegagalan menjadi keberhasilan

Berapa kali aku merasa jatuh terjerembab, lalu ditolong. Tak terhitung banyaknya aku sudah menyerah pasrah lalu aku ditolong,,

Dan berapa kali pula aku merasa telah kalah tapi kemudian mendapat bantuan dan dimenangkan,,

Pada saat aku merasa sendirian tanpa seorang kawanpun juga serta tanpa seorang penolongpun maka aku menuju dan menengadahkan wajahku kepada Allah SWT. Dan akupun tidak lagi sendiri. Kini di sampingku banyak…banyak…banyak…Dialah Allah Ar-Rahman..

*Finish*

Get the sense of it??

Yah, tiap individu mempunyai sikap yang berbeda dalam memaknai sesuatu. Bagi saya rangkaian kata-kata tersebut telah membangkitkan rasa optimisme saya ketika sedang “down”.

Yuup…

‘Cause 4WI will always with me.. :D

Hasbunallah wa ni’mal wakiil, nikmal maula wa ni’mal nasirr



2 Responses to “.::Sebuah Renungan::.”  

  1. MANTAAAPPPPPPPPP!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Leave a Reply