[Haiku] Crescent

===

In the serene sky
The crescent descend
With venus in one line

===

ITTP, right after magrib…

Advertisements

Mengemis di Langit, Bermanis di Bumi

Karena seluruh masalah sudah dilemparkan ke langit, sudah diadukan habis-habisan ke Allah, maka jadilah semanis-manis manusia di bumi.

Hingga yang tersisa adalah kesediaan untuk mendengarkan keluh kesah manusia. Yang tersisa adalah manusia yang paling bisa membantu sesama. Yang tersisa adalah manusia yang paling berguna..

~ Ustadz Salim..

S1 TI 01 A

S1 TI 01 A

===

The little trees will grow up
Stretched out their branches
Sheltered the earth

===

wahyu-tsalsa-nia-ratna-firda-bunga-nuansa-ma’sum-(alya)-(rifki)
Salam Unity..!!


IE’s Team
AUVI’s Lab
IoT building
ITTP

By Isnaini Posted in Moment

Anak Kecil Jr

“Jagalah Allah, maka Allah akan menjagamu”
Kata Rasulullah pada si kecil Ibnu Abbas

Pesan terindah dari orang tua untuk putra-putri mereka.
Pesan yang akan mengiringi mereka menjadi penambah bobot tauhid di bumiNya.

Rabbi habli minas sholihin..
Rabbi inni u’idhuha bika wa dhuriyyataha minas syaitani rajiim..

17/07/2018
-nama nunggu pengumuman dari emaknya-

Continue reading

Hanya Do’a

Seorang kawan pernah bertanya pada kawannya yang seorang psikolog,
“Dalam sehari, bisa nanganin berapa kasus??”
“Tiga aja. Cukup. Selebihnya gak kuat aku. Bisa ikutan stres..”

Somehow,
Knowing that feeling.

Setiap cerita mereka yang terserap, aku hanya bisa mendengar sambil terus bertanya pada diri,
“Apa yang bisa kulakukan??”
Sampai akhirnya hanya bisa terdiam dan tersenyum menenangkan terkadang mengiyakan. Kemudian, membawa nama-nama mereka dalam doa panjang. Semoga Allah berikan penjagaan untuk saudara-saudaraku tersayang..

Pramoedya Ananta Toer pernah berkata,
“Darimana asalnya kedunguan itu? Dari terlalu banyak mengurus diri sendiri sehingga buta terhadap yang lain-lain”

Seorang kawan pernah berkata,
“Bagaimana bisa mengurus yang lain kalo urusan dengan diri sendiri belum selesai?”

Aku terngiang pemikiran yang lain,
“Bantulah saudaramu, dan Allah akan mudahkan setiap urusanmu..”

Pertanyaan itu tetap ada, menyisakan sebuah beban,
“Apa yang bisa kulakukan, untuk mereka yang sudah mempercayakan sedikit beban kehidupan agar berkurang??”

Maaf, jika hanya doa-doa panjang yang saat ini bisa kuberikan..

***

Kau selalu dikelilingi orang-orang kuat, maka jadilah kuat dan kuatkan mereka yang datang untuk bersandar..

Ahlul itsar, semoga Allah karuniakan..

Menamai Lalu Mengubah Dunia

Pengabdian pertama, Watuagung, 11 November 2017…

Watuagung, sebuah desa nan terpencil di wilayah kekuasaan Perum Perhutani dengan jalan terjal mendaki separuh beraspal baru, separuh berbatu. Aliran listrik PLN baru beberapa bulan memasuki desa. Itupun masih sebagian kecil yang terjamah. Sebelumnya, microhydro menjadi satu-satunya tumpuan menyalanya listrik. Itupun, sudah rusak.

Continue reading

Kebebasan Bersyarat? Tak Apa..

 

“Jadilah apapun yang kamu inginkan, tapi janganlah profesimu membuatmu jauh dari Allah.”

dua pernyataan yang menyenangkan dari ustadz Adi.

“jadilah apapun yang kamu inginkan.”
ini, salah satu pernyataan teradem yang dari dulu paling disuka. sebagai makhluk penyuka kebebasan, kata-kata tersebut, anggap saja, surga dunia.

“jangan membuat jauh dari allah.”
sebuah pernyataan yang, seakan-akan, menjadi konstrain dari bebasnya pernyataan pertama. tapi sebenarnya, itulah kebebasan yang sejatinya. ketika keinginan bukan lagi menjadi pengekang. ketika hatimu menyadari bahwa keinginanmu tak ada apa-apanya dibanding rasa surga.

sebuah kebebasan yang terbatasi konstrain. sebuah kebebasan yang terbatasi pakem. disanalah, tantangan sebenarnya. sama, seperti ketika melakukan penelitian. bebaslah pikiranmu mengeksplorasi kemana-mana, tapi tetap semua harus ada dalam kerangka yang tak dapat terlanggar.

maka mengertilah, bahwa konstrain-konstrain itu ada hanya agar kebebasan menjadi sebuah kebenaran yang membaikkan. menenangkan.

pwkt-yk

0.5 jam sebelum sampai tujuan…

 

— ketika harusnya meminta cuti untuk tidur seharian dan yang didapat adalah perjalanan tanpa bisa tertidur sekejap pun.

Busy but happy? Yess..

Somehow, i know what it means, dear Sensei 🙂

 

Kehidupan Tak Usah Dipahami

Kehidupan tak usah dipahami,
maka ia jadi pesta.
Biarkan hari-hari berjalan
seperti kanak tanpa beban
dihadiahi kelopak aneka warna
oleh sejuknya hembusan angin.
Mengumpul menyimpan segala
sungguh si kanak tak ingin.
Kelopak dilepaskan dari rambutnya,
tempat mereka terpenjara;
pada umur yang manis dan muda
tangan meminta tambahan usia.

— Rilke, 1899 —