Apakah dengan sholat masalah terselesaikan??
Tidak…
Apakah dengan membaca al qur’an masalah terselesaikan??
Tidak…

Sunatullah tetaplah sunatullah. Tapi setidaknya, dengan sholat dan membaca al qur’an, akan allah beri ketenangan hati. Setidaknya, allah akan beri kejernihan pikir. Setidaknya, allah akan beri jalan keluar.

Maka, ketika dada terasa menyesak dan pikir terasa berat, ambillah air wudlu. Letakkan keningmu di tempat terendah, tanah. Bicaralah denganNya karena Ia di posisi terdekat..

Maka, ketika dada terasa menyesak dan pikir terasa berat, ambillah air wudlu. Raihlah al qur’anmu dan bacalah lalu tadabburilah. Dengarkan, Ia berbicara padamu lewat ayat-ayatNya..

Semoga Allah beri cahayaNya…

[2:186] Maiyatullah

Maskam lantai 2. Sayap selatan. Sore jelang magrib. Senarai motivasi Qur’an singkat dari sensei.

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.”

“Tak semua orang bisa hadir dalam setiap episode kehidupan kita. Ibu, bapak, saudara, kawan, suami, istri, tak semua dalam momen kehidupan kita, mereka ada. Tapi tidak dengan Allah. Allah bisa dan akan selalu ada dalam setiap episode kehidupan kita dan Dia dekat. Maka merugilah, mereka yang tidak bisa merasakan Allah dalam setiap gerak kehidupannya.”

Sepotong dari berpotong tausyiah singkat yang beliau sampaikan. Mengingatkan akan setiap perjalanan yang telah ditempuh selama ini. Perjalanan yang membuat semakin sadar. Allah-lah yang selalu ada di setiap rangkaian perjalanan, Allah-lah yang selalu menjaga dalam setiap petualangan hidup yang terkadang keras, Allah-lah yang selalu menarik keluar ketika terjatuh di palung terdalam, Allah-lah yang membuat diri selalu bisa berkata ‘Tak apa. Semua akan baik-baik saja. Iya kan, Allah’, Allah-lah yang akan selalu tersenyum melihat diri terjatuh bangun menjalani kehidupan seakan ingin berkata ‘Jadilah kuat Nak..’.
Allah, dan selalu Dia, sebaik-baik penjaga…

Maiyatullah,
Allah, akan selalu membersamaimu…

だからだいほうぶ。。。🙂
Kepalkan tanganmu Nak..

[QS 80:11-42] Kiat Qur’ani Berinteraksi dengan Al Qur’an

Sudahkah kita memiliki alarm qur’ani dalam diri kita?? (ayat 11-16)

Ayat 11 diawali dengan ‘Kallaa’. Dalam tafsir Al Qur’an, Kallaa menunjukkan “Larangan yang kuat untuk tidak melakukan sesuatu”. Dalam terjemahan “Sekali-kali jangan begitu!”
Jangan melakukan apa??
Ayat sebelumnya (ayat 1-10), mengabaikan orang yang bersegera datang untuk mendapatkan pengajaran Al Qur’an, untuk menjadikan Al Qur’an sebagai tadzkirah.

Al Qur’an adalah tadzkirah. Apakah tadzkirah itu??
Tadzkirah adalah alarm dan sinyal-sinyal yang kuat. Seperti rasa lapar merupakan alarm kita untuk segera makan. Kalau seseorang tak pernah merasa lapar, berarti dalam tubuhnya ada yang bermasalah. Sama seperti orang yang tak pernah merasakan alarm Al Qur’an, berarti ada masalah di dalam hati atau jiwanya.

Continue reading

Pelangi Itu Disana

“Hei, kau salah arah.” ujarnya
“Pelangi itu di arah Barat kenapa kau menghadap ke Timur.”

“Eh..” aku memalingkan wajahku sebentar ke arahnya lalu mengubah pandang ke tempat yang ia tunjuk

“Ahh, kirei..” cetusku tanpa sadar tiap kali melihat pertunjukan indah di langitNya

Ia hanya tertawa melihatku terpana memandang pendatang setelah hujan, sembari berdesis lirih,
“Bodoh..”

Bekerja, Apa Esensinya??

Kenapa uang yang harus jadi tujuan utama ketika bekerja??
Kenapa uang yang harus jadi pertimbangan utama ketika bekerja??
Pertanyaan yang selalu menggelegak menyesakkan dada tiap kali mereka membicarakannya.

Apa esensi bekerja??
“Bekerjalah hai keluarga Daud sebagai suatu bentuk kesyukuran (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba Ku yang berterima kasih.”

Wujud syukur. Karena semua rezeki sudah ditetapkan kadarnya. Yang datang pasti akan datang. Dan Allah, lebih tahu cara mengirimkannya. Seperti Rasulullah yang meski sudah dijamin surga, masih terus sholat malam hingga kaki beliau bengkak. Syukur, dan sedikit dari kita, hambaNya, yang mampu bersyukur. Allah Maha Tahu..

Rasulullah tidak pernah mengkhawatirkan adanya kemiskinan pada umatnya. Beliau hanya khawatir ketika umatnya terlalu terlena dengan dunia. Dan sesuatu yang tak dikhawatirkan Rasulullah, tak usah kita terlalu merisaukannya.

Maka,
Bekerjalah Nak, sebagai bentuk kesyukuran kepada Rabbmu.
Bekerjalah Nak, dengan semurni-murni niatan.
Bekerjalah Nak, untuk sebuah pengabdian yang sudah terkontrak.

Kenapa uang yang harus jadi tujuan utama ketika bekerja??
Kenapa uang yang harus jadi pertimbangan utama ketika bekerja??
Semoga, bukan karena cinta dunia yang sudah melekat di hati kita. Semoga, hanya untuk sebuah cita yang melampaui ambang fana. Semoga, hanya sebagai salah satu dari berbagai ikhtiar untuk bertemu dengan ketetapanNya.

Semoga Allah selalu jaga hati-hati ini..

Optimasi Model Kehidupan

Sudah agak lama aku mengamatinya. Perbedaan caraku menjemur dan cara menjemur bapak. Bapak akan menempatkan kain-kain atau pakaian-pakaian kecil dan tak begitu banyak warna di seutas tali yang merentang dari tembok kanan ke tembok kiri. Letaknya di paling pinggir tempat jemuran, hingga paling banyak terkena matahari. Pakaian-pakaian yang besar dan berwarna ditempatkan di rak jemuran yang letaknya di dalam tempat jemuran beratap asbes hingga sinar matahari tak langsung mengenai pakaian. Aku, sebaliknya. Menempatkan pakaian-pakaian yang tebal di tempat yang paling banyak terkena matahari dan yang kecil dan tipis di tempat yang tak banyak terkena matahari.

Tiap kali melihat model jemuran bapak, aku hanya bertanya dalam hati,
“kenapa polanya seperti itu??”
Sampai akhirnya, aku paham alasannya.

Continue reading

Tak Harus dengan Harta, kan..

“Habis lulus langsung ngajar di kampus ya?” tanyaku padanya, seorang kawan yang sedang berjuang menyelesaikan tesis atas biaya kampusnya.
“Tergantung kampusnya mau mengeluarkan SK nya kapan Mbak..” jawabnya
“Kerasa banget ya Mbak susahnya gak punya penghasilan sendiri.” lanjutnya, yang keluar dari pekerjaan untuk konsen menyelesaikan tesisnya yang sudah telat satu semester dan harus membayar sendiri kelebihannya.
“Eh..” aku memalingkan seluruh tubuhku, menghadapnya
“Mau sedekah pun gak bisa kayak dulu lagi pas masih ada penghasilan. Emang bener ya, kalo punya power itu bisa ngelakuin apa aja termasuk kebaikan.” sambungnya

Continue reading

Zuhudlah dengan Dunia Niscaya Alah Mencintaimu

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu’anhuma, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jadilah orang yang zuhud (tidak merasa butuh) dengan dunia maka Allah akan mencintaimu, dan zuhudlah dengan apa yang dimiliki manusia, niscaya mereka mencintaimu.”
(Hadits shahih riwayat Ibnu Majah, Al Hakim, Ath Thabrani dalam al Kabiir, dan al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Lihat Shahiihul Jaami’ no 922)

img-20160907-wa0002

Penjelasan Hadits
Hadits ini mengandung 2 wasiat yang agung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam:
1- Zuhud terhadap dunia, dan itu merupakan sebab Allah subhanahu wa ta’ala mencintai hambanya
2- Zuhud terhadap apa yang dimiliki manusia, dan itu merupakan sebab manusia mencintainya

Continue reading

Amalan yang Diterima Allah

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Abu Umamah radhiallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah tidak akan menerima amalan kecuali yang ikhlas karenaNya dan mencari wajahNya.”
(Hadits shahih riwayat an Nasai’. Lihat Shahiihul Jaami’ no 1856)

IMG-20160905-WA0006

Penjelasan Hadits
Hadits ini menjelaskan tentang pentingnya ikhlas di dalam setiap amalan ibadah. Ikhlas adalah sesuatu amalan ibadah yang hanya semata-mata mengharapkan keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala. Bukan karena ingin dipuji oleh orang ataupun karena menginginkan kepentingan duniawi.

Continue reading

Bersumpah Dengan Nama Allah

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa bersumpah, janganlah ia bersumpah kecuali dengan nama Allah.”
(Hadits shahih riwayat an Nasai, Bukhari, dan Muslim. Lihat Shahiihul Jaami’ no 6481)

IMG-20160904-WA0006

Penjelasan Hadits
Bersumpah merupakan salah satu dari sekian banyak perbuatan manusia yang sering kita jumpai. Dengan sumpah, suatu pernyataan yang dilontarkan lebih meyakinkan karena orang yang bersumpah bersaksi dengan nama Allah atas kebenaran dan kesungguhannya.

Continue reading