BLANK

Dia mulai membuka laptopnya. Hasratnya menulis sudah tak tertahankan lagi. Dia letakkan jarinya diatas keyboard. Bersiap menerima perintah dari otak.
1,2,3,4,5..detik-detik pun berlalu
Dia hanya bisa terbengong menatap layar laptop. Jari-jarinya terkulai, otaknya membeku.
Dia sorongkan laptopnya ke depan. Dia pejamkan matanya. Dia coba rapikan struktur otaknya.
Tapi tetap saja,,,
BLANK

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s