Jangan Merasa Tidak Mampu

Assalamua’alaikum wr wb,,, 😀

Acara dimulai dengan tausyiah dari salah seorang sahabat. Beliau mengambil cerita dari majalah Tarbawi punyaku yang kebetulan aku bawa saat itu. Di salah satu artikel terdapat cerita mengenai Julaibib.

“Julaibib. Lelaki pendek. Jelek. Miskin. Suatu hari Rasulullah menyapanya.
‘Tidak kah engkau menikah wahai Julaibib?’ tanya Rasulullah
‘Dan siapakah yang mau menikah denganku wahai Rasulullah?’ Jawabnya
‘Aku yang akan mencarikannya, ‘ sambung Rasulullah
‘Kalau begitu engkau akan dapati aku tidak akan laku wahai Rasulullah,’ jawab Julaibib
‘Tetapi kamu di sisi Allah bukan orang yang tidak laku,’ sahut Rasulullah
Beberapa waktu kemudian seorang lelaki Anshar datang berkunjung ke tempat Rasulullah. Lelaki Anshar tersebut mempunyai seorang anak perempuan yang sudah menjanda karena suaminya meninggal.
‘Nikahkanlah anak perempuanmu, kata Rasulullah kepada sahabatnya tersebut
‘Dengan segala karunia dan kehormatan wahai Rasulullah dan alangkah indah itu bagiku,’ jawabnya dengan sangat gembira karena mengira yang akan menikahi adalah Rasulullah sendiri.
‘Itu bukan untuk diriku sendiri. Tapi untuk Julaibib,’ lanjut Rasulullah
‘Kalau begitu aku harus bertanya pada ibunya wahai Rasulullah,’ jawab lelaki itu.
Reaksi istrinya sama dengan reaksi lelaki tersebut ketika awalnya mengira bahwa Rasulullah sendiri yang akan melamar. Tapi begitu mendengar bahwa yang akan melamar adalah Julaibib maka istrinya menolak.
Ketika lelaki tersebut akan kembali menjelaskan keadaan tersebut pada Rasulullah, putri lelaki itu mendengar pembicaraan mengenai dirinya. Maka lelaki itu menjelaskan duduk perkaranya pada putrinya. Anak perempuan tersebut lalu berkata
‘Bagaimana kalian ini menolak dan mengembalikan lamaran Rasulullah. Serahkan diriku padanya. Aku yakin dia tidak akan menyia-nyiakanku.’
Maka perempuan tersebut dinikahkan dengan Julaibib dengan doa khusus dari Rasulullah.
Suatu ketika panggilan untuk berjuang berseru. Julaibib pun turut serta. Ia gugur setelah membunuh 7 musuh. Setelah selesai peperangan Rasulullah menanyakan kepada para sahabat siapa saja yang gugur. Tapi dari nama-nama yang disebut tidak ada nama Julaibib.
‘Periksa lagi, masih adakah yang lain..’ pinta Rasulullah
Para sahabat menjawab ‘Tidak ada’.
‘Tapi aku kehilangan Julaibib.’ sahut Rasulullah
Akhirnya jenazahnya ditemukan di samping 7 jenazah musuh yang telah ia tumbangkan. Rasul pun mengangkat sendiri jenazah tersebut untuk dimakamkan dan berkata
‘Aku bagian dari dirinya dan dia bagian dari diriku.’ Rasulullah mengucapkan kalimat itu 2-3 kali.”
Dari sana terlihat kemuliaan yang dimiliki Julaibib. Lelaki pendek, jelek, miskin. Ia yang semula mengira dirinya tak akan laku untuk menikah ternyata memiliki kadar diri yang luar biasa. Julaibib mengajarkan pada kita bagaimana membaca kadar diri yang benar.
Tanpa harus merasa besar diri dan mendahului garis hidup, kita bisa membaca kembali kumpulan sikap-sikap kita selama ini. Lalu membuat migrasi dari diri yang lemah ke diri yang kuat. Dari diri yang menyerah ke diri yang maju. Dari diri yang sengsara ke diri yang bahagia. Dari diri yang rapuh ke diri yang bertenaga. (Tarbawi edisi 265)

Berlanjut ke inti acara yang sangat nyambung sekali dengan tausyiah yang baru saja di sampaikan..

Ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Dan pada masing-masing mukmin ada kebaikan. Bersemangatlah pada apa saja yang bermanfaat bagimu. Meminta tolonglah kepada Allah SWT dan jangan merasa tidak mampu. Jika ada sesuatu menimpamu jangan katakan ‘kalo saja aku melakukan ini dan itu pastilah begini dan begitu’, akan tetapi katakanlah Allah SWT telah menakdirkan dan apa yang dikehendakiNya akan dijalankan sebab jikalau-jikalau itu membuka kerja setan.”

“Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah…”

Seorang mukmin yang kuat akan lebih bermanfaat bagi umat dibanding dengan mukmin yang lemah. Otomatis kerja amalnya akan lebih banyak. Jika ada seorang tuan yang memiliki 2 orang budak, yang satu mampu mengerjakan pekerjaan lebih banyak dan lebih baik daripada yang satunya. Siapakah diantara kedua budak tersebut yang akan lebih dicintai oleh tuannya??

“..Dan pada masing-masing mukmin ada kebaikan..”

Allah menciptakan semua makhluk di semesta ini dengan potensi masing-masing. Tugas kita adalah menemukan dan menggunakan serta mengoptimalkan potensi-potensi tersebut untuk berjalan di jalan Allah SWT.

“..Bersemangatlah pada apa saja yang bermanfaat bagimu..”

Fastabiqul khairat..berlomba-lombalah dalam kebaikan. Allah menyukai kebaikan maka jadilah yang terdepan untuk mendapatkan cinta-Nya.

“..Meminta tolonglah pada Allah SWT…”

Semua kejadian terjadi atas ijin Allah. Semua kebaikan yang kita lakukan, semua potensi yang kita miliki asalnya dari Allah. Dia yang Maha Berkehendak. Maka mintalah hanya pada Allah karena hanya Dia yang bisa memberi apa yang kita butuhkan.

“..dan jangan merasa tidak mampu…”

Ingatlah Allah menciptakan diri kita dengan segala potensinya. Berusahalah untuk terus menggali setiap potensi diri dan jangan pernah menyerah. Nothing impossible for Allah and you have Allah..

“..Jika ada sesuatu menimpamu jangan katakan ‘kalo saja aku melakukan ini dan itu pastilah begini dan begitu’, akan tetapi katakanlah Allah SWT telah menakdirkan dan apa yang dikehendakiNya akan dijalankan sebab jikalau-jikalau itu membuka kerja setan.”

Apa yang sudah terjadi itulah takdir Allah. Ikhlas lah untuk menerima setiap takdirNya. Jangan pernah berandai-andai yang pada akhirnya akan menyebabkan timbulnya sikap tidak rela atas ketentuan Allah.

Yes we can because We Are Muslim
Keep positive thinking

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s