Inspiring Sista (1)

Assalamua’alaikum wr wb,,, 😀

“Dek Nuri, saya mau cerita tapi jangan bilang ke siapa-siapa ya. Setelah periksa darah ternyata apa yang menjadi kecurigaan benar adanya. Thalassemia minor. Dari kecil sering sakit-sakitan dan pingsan. Daya tahan tubuh sering drop….”

Aku tertegun, dadaku berdetak kencang, mataku mulai berkabut…
Kubaca lagi email yang beliau kirim. Seorang saudara yang selalu tersenyum ceria dan bersemangat menjalani hidup. Seorang bendahara yang teliti dan amanah. Seorang kakak yang selalu memotivasi dengan cerita-ceritanya. Seorang ibu yang sangat menyayangi anak semata wayangnya.
Beliau lah yang selalu menawarkan bantuan ketika ada amanah yang tak bisa kukerjakan sendirian. Ketika yang lain sibuk dengan urusan masing-masing. Beliau dengan senyum dan tawanya yang ceria dan menenangkan. Beliau dengan ide-idenya yang inovatif. Beliau dengan semangatnya untuk terus kuat demi anak semata wayangnya.
Aku hanya bisa memberinya semangat dan mendoakannya. Browsing sana sini mencari info tentang thalasemia. Memberinya herbal yang bisa dikonsumsi. Berpikir beberapa kali lagi ketika akan memberi beliau suatu amanah agar tidak terlalu memberatkan.
Aku terkesan dengan perjuangannya ketika pertama kali masuk ke perusahaan. Beliau yang bertitel sarjana perguruan tinggi nomor 1 di Indonesia melamar pekerjaan yang ditujukan untuk lulusan SMA karena saat itu hanya posisi tersebut yang tersedia. Beliau saat itu hanya berpikiran untuk bisa cepat bekerja agar tidak lagi merepotkan keluarganya. Jadilah beliau mulai bekerja sebagai operator produksi. Beberapa bulan di bagian produksi, Allah akhirnya menunjukkan jalanNya. Beliau suka menawarkan diri pada leadernya untuk mengerjakan report. Sang leader merasa heran dengan hasil kerja beliau. Sesuatu hal yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh karyawan lulusan SMA. Akhirnya sang leader bertanya kepada beliau dan terkejutlah ia setelah tahu bahwa beliau adalah lulusan sarjana mesin. Langsung sang leader mengontak bagian engineering menanyakan apakah ada posisi yang bisa ditempati. Quality Assurance akhirnya menjadi tempatnya mengabdi di perusahan sampai terakhir kemarin beliau meninggalkan perusahaan.

“When I think about prestise, they think about how to survive…so lame”

Teriring doa untuk beliau semoga selalu terjaga kesehatannya, dimudahkan segala urusannya, dilancarkan rejekinya, dipenuhi segala hajat kebaikannya. Allah sang pencipta penyakit, Allah juga yang akan menciptakan obatnya..aamiin.

We are in same location now…lovely Jogya city

~I hope can always smile like her in every condition :)~

Advertisements
By Isnaini Posted in Moment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s