There’s No Impossible Things for Allah

Assalamua’alaikum wr wb,,,:D

Doa kafaratul majlis usai sudah dibaca. Ku kira acara sudah berakhir dan kita bisa bubar pulang ternyata si mbak masih ingin mengutarakan sesuatu. Dengan menumpukan kedua siku tangannya pada meja kecil berkaki silang dan menjorokkan badannya ke depan seolah-olah ingin lebih mendekatkan diri pada kami, si mbak mulai menceritakan kisah insipiratifnya.

“Kemarin ada lagi yang memecahkan rekor menghapal al qur’an di yayasan. Seorang pemuda berumur kira-kira 24-26 tahun berhasil menghapal al quran dalam waktu 4 bulan.” si mbak bercerita sambil tersenyum.
“Whoaa…” seperti biasa suara ini keluar spontan dari mulutku.
Si mbak tertawa dan mulai melanjutkan ceritanya
“Beliau adalah anak pertama yang menjadi tulang punggung keluarga. Ada ibu dan 2 adiknya yang hidupnya harus beliau tanggung. Awalnya pamannya, yang sudah lebih dulu menghapal al qur’an dengan meninggalkan istri dan anaknya selama setahun, mengajaknya untuk menghapal al qur’an. Tapi beliau menolak karena masih harus bekerja untuk keluarganya dan menyuruh adiknya yang menghapal al quran. Sang adik pun tak mau. Akhirnya jadilah beliau bersedia menghapal al quran dengan konsekuensi tidak bisa lagi menghidupi keluarganya karena proses menghapal mengharuskannya fokus sepanjang hari tanpa ada aktivitas lain. Yayasan hanya menyediakan uang lima puluh ribu per bulan dan nasi putih tanpa lauk untuk makan pemuda tersebut. Uang lima puluh ribu beliau berikan semua untuk keluarganya. Jadilah pemuda tersebut makan hanya berlauk garam terkadang kecap. Dan, masya allah, dalam 4 bulan beliau dinyatakan sudah berhasil menghapal al qur’an 30 juz. Awalnya ustadz yang mengampunya memberi target agar menyelesaikan hapalan dalam waktu 3 bulan tapi pemuda tersebut meminta tambahan waktu sebulan hingga pas 4 bulan beliau berhasil menyelesaikan hapalannya. Dan insya allah bulan depan beliau akan menikah dan rencananya akan melanjutkan ke tingkat sanad.”
“Kok bisa ya mbak?” tanyaku polos.
“Bisa aja. Dulu pernah ada juga bapak-bapak yang berhasil menghapal al qur’an dalam waktu 1 bulan. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Al qur’an hanya akan bertahan pada jiwa-jiwa yang bersih.” jelas si mbak.

Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak dan al qur’an hanya akan bertahan dalam jiwa yang bersih. Pernyataan yang membuatku tertegun. Mengkoreksi diri sendiri. Teringat dulu zaman masih kuliah ketika menghapal surat Abasa, perlu waktu hampir satu tahun dari bulan ramadhan ke bulan ramadhan berikutnya agar bisa lancar. Teringat juz 30 yang sampai sekarang masih compang-camping. Kenapa ayat-ayatNya belum bercongkol kuat di hati?? Pasti ada yang salah dengan hati ini. Hanya perlu meneliti lebih jauh ke dalam hati dan terus meminta padaNya agar membersihkan hati yang kotor ini..

Nothing impossible for Allah..
“Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka cukuplah Dia hanya mengatakan kepadanya ‘Jadilah’. Lalu jadilah ia.” (Q.S. Al Baqarah: 117)

Mari bermesraan dengan Al Qur’an, sebelum ajal lebih dulu datang..
Dari Abu Sa’id r.a berkata, Rasulullah saw bersabda, “Allah berfirman, Barangsiapa yang disibukkan oleh al Qur’an daripada berdzikir kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka Aku berikan kepadanya sesuatu yang lebih utama daripada yang Aku berikan kepada orang-orang yang memohon kepada-Ku. Dan keutamaan kalam Allah di atas seluruh perkataan adalah seumpama keutamaan Allah atas makhluk-Nya”. (HR. Tirmidzi, Darami, dan Baihaqi)

@maskam di temani hujan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s