Sifat Dasar Manusia dalam Al Qur’an

Assalamua’alaikum wr wb,,, 🙂

Dalam Al Qur’an banyak disebutkan sifat-sifat dasar yang diberikan Allah kepada manusia. Berikut beberapa yang baru saya tahu letak-letaknya:

An Nisa (4): 28
“..dan manusia dijadikan bersifat lemah.”

An Nahl (16) : 4
“..,ternyata dia menjadi pembantah yang nyata.”

Al Isra’ (17): 11
“..Dan memang manusia bersifat tergesa-gesa.”

Al Isra (17) : 100
“..Dan manusia itu memang sangat kikir.”

Al Balad (90): 4
“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.”

Al Ahzab (33): 72
“Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh,”

Al Ma’arij (70): 19-21
“Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah, dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir,”

Al Fajr (89): 15-16
“Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata ‘Tuahnku telah memuliakanku’. Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata ‘Tuhanku telah menghinaku.'”

Al ‘Adiyat (100): 6-8
“sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya, dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya, dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan.”

Itu hanya sebagian kecil yang saya ketahui. Silakan jika ada yang mau menambahi.

Sebagian besar sifat yang ada bisa dibilang adalah sifat yang jelek. Jadi apa hikmahnya Allah menciptakan semua sifat-sifat dasar tersebut?
Pertama, setidaknya kita jadi sedikit maklum jika terkadang kita kalah dengan sifat dasar kita atau ketika kita menghadapi orang lain yang sifat dasarnya sedang keluar.
Kedua, disinilah Allah hendak mengetahui bagaimana kadar usaha hambaNya dalam mengatasi sifat-sifat dasar tersebut.

Apakah kita akan menyerah begitu saja dengan sifat-sifat dasar yang cenderung ke arah keburukan tersebut??
Allah Maha Adil dan Maha Baik, tidak akan membiarkan hambaNya berada dalam keburukan. Allah menciptakan sifat dasar tersebut disertai dengan amunisi untuk menghadapinya,
Satu, Allah menciptakan sebuah fitrah untuk manusia yang selalu menyukai kebaikan.
Kedua, Allah mengutus Rasul untuk manusia yang mana Rasul-rasul tersebut sangat menginginkan kebaikan-kebaikan untuk umatnya. Tidak ingin melihat Rasulullah sedih kan? 🙂
Ketiga, Allah menciptakan akal yang bisa digunakan untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
Keempat, Allah mengutus malaikat untuk membisiki kita tentang kebaikan.

Inilah dunia. Kata Ibnu Jauzi dunia ini sengaja dikeruhkan oleh Allah agar kita senantiasa menjauh darinya dan memfokuskan konsentrasinya kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Wallahu’alam…

Advertisements

3 comments on “Sifat Dasar Manusia dalam Al Qur’an

  1. Pingback: SIFAT DASAR MANUSIA | Dulgani Amat Karjo (Ulamak)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s