A Good Friend

“Berhenti Mbak, bentar..” sahut temanku yang lagi bonceng motor di belakang.
Reflek aku menepi ke kiri. Begitu motor berhenti, dia langsung turun dan berlari ke belakang..
“Bentar Mbak..” teriaknya lagi
Aku hanya bisa terbengong dan memperhatikannya menjauh.
Hemm..ternyata dia mendatangi seorang bapak yang sedang berjalan sambil menawarkan mainan. Mainan sederhana yang terbuat dari bambu..

“Tumben beli koran, ” kataku sore itu.
“Gak Mbak, tadi ada bapak-bapak yang nawarin. Kasihan aja sih..” jawabnya yang membuatku tersenyum.

“Nuri, besok kita mau bersih-bersih mushola mau ikut gak? Cari vacuum cleaner sono..”

“Mbak, beli kain yukk buat bawahan mukena di mushola. Biar nanti aku yang jahit..”

“Pada mau beli mukena buat masjid ya..ikut dongg…”

“Ayo Nuri anterin ke mirota, beli keset buat mushola..”

Apalagi yang bisa diucapkan selain “Alhamdulillah..” 🙂

“Sebaik-baiknya teman adalah yang menunjukan kepada kebaikan.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s