[Ramadhan-8] Guide him, Lord

Aku biasanya akan melangkahkan kaki keluar kamar tiap kali dia mengerang kesakitan. Tak tahan aku melihat ekspresinya. Kubiarkan istrinya menenangkannya. Dia memang belum setangguh ibu bapaknya dalam menahan sakit. Ibunya biasanya akan sibuk dengan tasbihnya,menghitung setiap dzikir menggantikan keluhan. Bapaknya pun tak kan jauh dari berdzikir jika beliau sakit. Dia harus selalu dikuatkan, diingatkan. Dan beruntunglah dia punya orang-orang yang selalu mengingatkannya. Istrinya dan kedua orang tuanya.

Hei bro, bukan sakitmu penyebab terbesar kesedihanku tapi keenggananmu menyebut namaNya disaat sakitmu. Bukan aku meremehkan sakit fisikmu, sakit pastilah sakit sekali..karena itu redakanlah dengan menguatkan hatimu padaNya, Sang Pemberi Kesembuhan. Melihat fisikmu terluka itu tetap lebih baik daripada melihat hatimu yang terputus dariNya..

Ya Hadii, buka dan beri petunjuk selalu dalam hatinya. Kuatkan keimanan dalam dadanya, gugurkanlah semua dosa-dosanya, jadikan ia lebih baik dari sebelumnya…jauh lebih baik..
Ya Syifa’, sembuhkanlah penyakitnya, redakan rasa sakitnya…

Sahur ke 4 di tempat yang sama…
Rsi…

Ketika bapak pun menangis melihatmu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s