First Step

The first step is always the hardest…
Berat memulai tilawah dan bertahan sampai tercapai target. Berat memulai menghapal tiap kata yang bahkan belum diketahui artinya. Berat memulai membuka mata lebar-lebar mengerjakan qiyamul lail dengan khusyuk. Berat memulai melangkahkan kaki keluar rumah di subuh hari untuk lari pagi. Berat memulai membuka paper dan mencerna setiap bagiannya.

Tapi, tak ada jalan lain selain memaksakan diri menahan setiap lapis kepahitannya. Berulang-ulang berkata
“Hei, ayolah, ada yang menarik di depan sana…”

And once you can pass through it..
Kenikmatan tilawah itu mulai terasa. Syukur pun terucap untuk setiap kalimat yang terucap lisan lancar tanpa bantual visual. Sujud penuh haru karena bisa bercakap denganNya di saat terdekat. Dengan riang kau akan bisa menyapa ” Morning sun…”. Sel abu-abu dalam otakmu pun mulai berkembang perlahan-lahan menemukan keasyikannya..

The first step is always the hardest, but once you can pass through it…
Congratulation, the next step will be more easier and enjoyable (^0^)/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s