Taujih Ba’da Subuh

Assalamu’alaikum Wr Wb.. 🙂

Jika kita baca Al-Kahfi maka bisa terlindung dari fitnah dajjal. Dajjal ini sudah disosialisasikan dari zaman Nabi Nuh. Fitnah dajjal adalah fitnah tauhid. Dajjal merayu dengan segala atraksinya untuk berpaling dari Allah dan Rasulullah SAW.

Allah memanggil Rasulullah dengan nama ‘Abdihi dengan harapan agar bisa dicontoh oleh umatnya, agar bisa sebenar-benarnya sebagai ‘abdihi.

Makna ayat pertama dari surat Al Kahfi merupakan rasa syukur atas turunnya Al Qur’an. Apakah kita termasuk orang yang bersyukur dengan adanya Al Qur’an??

Al Qur’an ini diturunkan bukan untuk menyusahkan tapi untuk membuat bahagia. ‘Ala ‘Abdihi, Al Qur’an diturunkan kepada Rasulullah yang tingkat penghambaannya sudah sampai ‘ubudiyah. Dan kita pun bisa sampai pada tingkat ‘ubudiyah untuk menjadi ahlul qur’an. Kita bisa dikatakan sampai tahap ‘ubudiyah jika kita sudah bisa melakukan ibadah taqarrub ‘illallah yang diluar akal manusia. Misalkan bangun jam 2 pagi dan terus terjaga sampai setelah subuh. Hal itu kalau bukan karena semangat ingin dekat dengan Allah akan tampak sebagai perbuatan di luar nalar manusia. Saat yang tepat untuk tidur dan kita terbangun untuk sesuatu yang kita lihat pun belum pernah. Tapi Allah menolongnya sehingga bisa dilakukan. Inilah kenapa fadilah qiyamul lail, sholat fajar, sholat subuh apalagi sampai menunggu syuruq sangat tinggi fadhilahnya. Ini adalah ibadah Ribath (berjaga di perbatasan) karena ini bukti ‘ubudiyah kepada Allah sehingga Allah beri apresiasi yang besar kepada hamba-hambaNya yang melakukan ibadah tersebut.

‘Ubudiyah (melakukan ibadah yang perjuangannya dahsyat) akan membuat Allah memberikan poin yang sangat besar kepada yang bisa melakukannya dan membukakan pintu untuk bisa dekat dengan Al Qur’an. Semangat melakukan ibadah, semangat ‘ubudiyah, semangat penghambaan tinggi kepada Allah.

Seperti sahabat Hudzaifah yang menjadi makmum Rasulullah dalam sholat malam 1 raka’at dengan membaca surah Al Baqarah, Ali Imran, dan An Nisa. Walaupun ada rasa mengeluh di dalam hatinya tetapi tetap bisa selesai juga. Ini karena semangat ‘ubudiyah.

Coba cek tingkat ‘ubudiyah kita.
Apakah kita bisa tilawah satu juz per hari??
Jika diluar nalar, cobalah dikerjakan, jika berhasil maka sudah masuk tingkat ‘ubudiyah. Kemudian naikkan levelnya.
Menghapal Al Qur’an semangatnya adalah penghambaan kita kepada Allah SWT. Rasanya tidak masuk akal orang bisa menghapal satu Al Qur’an seperti membaca Al Fatihah. Ini secara akal, rasanya tidak mungkin, susah, panjang, repot tapi jika ‘ubudiyah sudah kuat maka tiada yang mustahil.

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.” [Q.S 29:69]

Misalkan membaca Al Ma’tsurat kubra setiap hari, kalau dipikir-pikir tidak mungkin, repot, harus masak, kerja, olahraga, dll. Ini jika kita lihat memakai akal bukan dengan semangat ‘ubudiyah. Jika kita terus melihat secara akal tidak akan bisa melakukan ibadah-ibadah yang menurut kita tidak bisa. Kalu kita melihat dengan semangat ‘ubudiyah maka Allah akan menolong dan kita bisa melakukan ibadah-ibadah tersebut.

Seperti ibroh dari kisah Nabi Nuh a.s, yang sabar dan terus mendekatkan diri pada Allah. Allah akan dekat pada kita jika kita berdoa. Kemudian mintalah kebutuhan akhirat kita kepada Allah agar kita bisa dekat dengan Allah. Minta surga walaupun merasa tidak pantas karena belum jadi tampang ahli surga (sudah berjihad dan sabar) tapi Allah senang jika kita berdoa. Dan Allah akan sangat senang jika kita serius meminta surga.

Allah berdialog dengan malaikat.
“Wahai malaikat, itu hamba-hambaKu belum lihat surga kok sudah serius minta surga ya?”
kata malaikat
“Iya ya Allah, kalau mereka sudah melihat pasti 1000 kali lebih serius meminta surganya.”

Mari membangun ‘ubudiyah dalam diri kita. Semoga Allah mudahkan untuk bisa akrab dengan Al Qur’an. Aamiin..

Ust. Abdul Aziz Abdul Rouf
Masjid Ulil Albab

~ Mari membumikan Al Qur’an

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s