Chasing with Rain

Mendung itu tebal..
Menipiskan keberanian menuju daerah tujuan. Meragukan niat yang sudah terpatri kuat. Saat itu, kau hanya perlu menapakkan kakimu keluar. Menengok sebentar ke atas, menyapu pandang sekeliling, dan …
hei, lihatlah, itu disana, tempat tujuanmu..
Langit biru..
Cerahkan..
Ayolah, maju..mulailah melangkah..
Daijoubu…
Mendung itu terkadang hanya singgah sebentar dan melanjutkan jalannya, menurunkan airnya entah di sebelah mana. Bukan di tempatmu saat ini berada..
Dalam perjalanan mungkin kau akan terus berkejaran dengannya, si mendung tebal. Terkadang kau perlu menengok sesekali ke belakang. Melihat seberapa dekat dia mendekat, lalu mengukur kecepatan, dan berdoa agar tidak terkejar. Lalu kembali melihat ke depan, ke tempat tujuan sambil terus menguatkan..
Sampai ketika kakimu mendarat ke tempat yang kau tuju. Mendongak kembali ke atas dan tersenyum seraya berkata
“Hello blue sky…tadaima (^^)\”

Hanya perlu menguatkan diri menghadapi ketakutan-ketakutan semu yang terkadang justru tak ada di kehidupan sebenarnya…

Perjalanan berkejaran dengan hujan dari Klaten ke Yogya. Beruntung tak perlu mengeluarkan si mantel biru.
ぎりぎりせぶ..Thank You Lord.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s