Menuntut Ilmu Wajib Bagi Setiap Muslim

Assalamu’alaikum Wr Wb..

Rasulullah SAW bersabda,
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.”
Hadits shahih riwayat Muslim

Faidah Hadits
Hadits ini adalah dalil bahwa belajar ilmu agama itu wajib bagi setiap muslim. Disamping itu, Allah Ta’ala dan rasulNya banyak sekali menyebutkan tentang keutamaan menuntut ilmu yang seharusnya sebagai seorang muslim, menjadikan dalil-dalil tersebut sebagai penyemangat lalu berusaha mengisi waktu-waktunya dengan mempelajari Kitabullah dan hadits-hadits Rasulullah SAW. Sebab hal itu akan menjadi pedoman hidup seorang hamba yang mengharapkan hidayah dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya aku telah tinggalkan untuk kalian 2 pedoman yang kalian tidak akan tersesat setelahnya, Kitabbullah dan Sunnahku.”
(HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak)

Berikut ini adalah beberapa dalil tentang keutamaan ilmu yang disebutkan dalam Al Qur’an dan Sunnah:

1. Ilmu adalah cahaya
Allah ta’ala berfirman,
“Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan Kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan Allah mengeluarkan mereka dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizinNya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS Al Maidah: 5-6)

Kedua ayat ini menunjukkan tentang keutamaan ilmu yang disifatkan sebagai cahaya yang membimbing siapa saja yang mengikuti keridhaan-Nya menuju jalan-jalan keselamatan, berupa jalan yang menyelamatkan seorang hamba dari penyimpangan dan kesesatan, dan mengantarkan seorang hamba menuju keselamatan dunia dan akhirat, mengeluarkan mereka dari kegelapan, kegelapan syirik, bid’ah, kemaksiatan, dan kejahilan, menuju kepada cahaya tauhid, ilmu, hidayah, ketaatan, dan seluruh kebaikan.

Oleh karenanya, jika seseorang lebih condong mengikuti hawa nafsunya, gemar melakukan kemaksiatan, yang menyebabkan hatinya menjadi gelap, maka ilmu akan sulit menampati hati yang gelap tersebut, sulit menghapal ayat-ayat Alah dan mentadaburinya, sulit menghapal hadits-hadits Rasulullah SAW, memahamami dan mengaplikasikan dalam kehidupannya, sebab tidak mungkin berkumpul dalam satu hati antara kegelapan maksiat dengan cahaya ilmu. Diantara bait-bait syair yang mahsyur dari Imam Syafi’i tatkala beliau mengadukan buruknya hapalan beliau kepada Imam Waki’ bin Jarrah, beliau mengatakan,
“Aku mengadukan kepada Waki’ keburukan hapalanku. Lalu beliau membimbing aku untuk meninggalkan maksiat. Beliau mengabarkan kepadaku bahwa ilmu itu adalah cahaya. Dan cahaya Allah tidak diberikan kepada pelaku maksiat.”

2. Ilmu merupakan tanda kebaikan seorang hamba
Ketika seorang hamba diberi kemudahan untuk memahami dan mempelajari ilmu syar’i maka itu tanda bahwa Allah menghendaki kebaikan bagi hamba tersebut, dan membimbingnya menuju kepada hal-hal yang diridhaiNya. Kehidupan menjadi berarti, masa depannya cemerlang, dan kenikmatan yang pernah dirasakan di dunia pun akan diraihnya. Rasulullah SAW bersabda,
“Siapa yang Allah kehendaki kebaikan kepada seorang hamba maka Ia akan difahamkan tentang agamanya.”
(Muttafaq Alaihi dari Muawiyah bin Abi Sufyan ra)

Dan Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla menciptakan makhluk-Nya dalam kegelapan, lalu Allah memberikan kepada mereka dari cahayaNya, maka siapa yang mendapatkan cahaya tersebut maka dia mendapatkan hidayah, dan siapa yang tidak mendapatkannya maka ia tersesat.”
(HR. Ahmad)

Bagi seorang muslim yang yakin dengan nasihat-nasihat Rasulullah SAW, tentu saja sangat berkeinginan untuk andil dalam mendapatkan kebaikan yang dijanjikan Allah Ta’ala bagi penuntut ilmu syar’i tersebut.

Mari saudaraku muslim,
Jadilah orang-orang terbaik yang dimuliakan Allah Wajalla dengan berusaha mempelajari agama Allah dan mengajarkannya. Rasulullah SAW bersabda,
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR Bukhari dari utsman bin Affan Ra)

3. Ilmu agama menyelamatkan dari laknat Allah
Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya dunia itu terlaknat, terlaknat segala isinya, kecuali dzikir kepada Allah dan amalan-amalan ketaatan, demikian pula seorang alim atau yang belajar.”
(HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dihasankan Al Albani dalam Shahih al-Jami)

4. Menuntut ilmu, jalan menuju surga
Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga.”
(HR Muslim)
Banyak kaum muslim yang beranggapan bahwa menuntut ilmu agama itu hanya tugas para santri yang duduk di pondok-pondok pesantren. Tentu ini merupakan persepsi yang salah sebab setiap muslim telah diwajibkan untuk mempelajarinya, sebagaimana telah disebutkan dari hadits Nabi SAW.

5. Ilmu lebih utama dari ibadah
Rasulullah SAW bersabda,
“Keutamaan ilmu lebih aku sukai dari keutamaan ibadah, dan sebaik-baik agama kalian adalah bersikap wara’.”
(HR Al Hakim, Al Bazzar, At Thayalisi, dari Hudzaifah bin Yaman ra. Dishahihkan Al Albani dalam sahih al-Jami’)

Masih banyak lagi keutamaan ilmu yang dijelaskan di dalam Al Qur’an dan Sunnah, namun semoga yang sedikit ini menjadi pemicu semangat kita untuk berusaha menggali warisan Rasulullah SAW yang penuh berkah ini.

Ust. Abu Fawwaz Deden Dimyati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s