Islam adalah Akhlak dan Kekuatan

Assalamu’alaikum Wr Wb..

Akhlak sangat berkaitan dengan keimanan seseorang
Akhlak merupakan tolak ukur keimanan seseorang seperti disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang terbaik akhlaknya.”
(HR Tirmidzi dan Ahmad, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Albani)

Dalam hadits lain disebutkan
“Agama adalah akhlak yang baik.” (HR Ahmad)

Rasulullah SAW pun diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia.” (HR Malik)

Dalam diri Rasulullah ada keteladanan pada orang-orang yang beriman pada hari akhir. Ciri-ciri dan karakter Islam ada pada akhlak Nabi SAW. Iman yang baik akan menghasilkan akhlak yang baik, sebaliknya iman yang buruk akan menghasilkan akhlak yang buruk. Sikap seseorang itu sangat sulit dipisahkan dari apa yang ada dalam hatinya. Para ulama berkata, “Apa yang tampak menunjukkan apa yang ada di dalam batinnya.” Seorang munafik pun akan tampak juga sepandai apapun mereka menyembunyikan apa yang ada dalam hatinya.
Islam adalah agama yang menyeluruh maka kebaikan akhlak harus dilakukan pada semua obyek kehidupan; pada Allah, manusia, dan makhluk lainnya. Akhlak yang baik ini lebih tinggi pahalanya daripada pahala seseorang yang beribadah sholat malam dan puasa di siang hari seumur hidupnya karena akhlak itu sendiri adalah ibadah. Sekiranya antara akhlak dan ibadah itu ditimbang maka akhlak akan lebih berat timbangannya. Rasulullah SAW bersabda
“Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat timbangannya dari akhlak mulia ketika diletakkan di atas mizan (timbangan amal) dan sungguh pemilik akhlak mulia akan mencapai derajat orang yang mengerjakan puasa dan shalat.” (HR Abu Daud dan At Tirmidzi, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al Albani)
Hati yang bersihlah yang akan menghasilkan akhlak yang baik. Semua hal yang berhubungan dengan tadzkiyatun nafs adalah akhlak. Tak ada yang diinginkan dari apa yang dilakukan kecuali Allah SWT.

Akhlak sebagai kekuatan dakwah Islam
Kenalkan seseorang pada kebaikan dan Islam dengan akhlak yang baik tanpa harus bicara, tanpa harus berkata. Contohkan betapa indahnya Islam sesungguhnya lewat keteladanan. Keteladanan dalam dakwah itu sendiri merupakan sarana dakwah yang paling efektif. Akhlak adalah kekuatan tanpa perang.
Tak ada kebencian dalam hati seorang muslim bahkan terhadap orang yang memusuhinya. Akhlak dalam berfatwa pun tidak boleh ada kebencian di dalamnya. Misal, tidak dibolehkan membuat fatwa yang mengkafirkan golongan tertentu karena kebencian pada suatu kegiatan yang dilakukan golongan tersebut.
Para ulama sepakat dalam pernyataan ini
“Kita adalah da’i bukan hakim”
Hasan al Banna menyatakan bahwa
“Islam adalah akhlak dan kekuatan atau rahmat dan keadilan”

Wallahu’alam..

Ust Sholihun
Masjid Mardliyah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s