Sedikit Tentang Hadits

Pengertian Hadits
Hadits adalah segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan, dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan atau hukum dalam Islam. (Sumber)

Pengertian Mutafaqqun ‘Alaihi
Mutafaqqun ‘alaihi adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari sumber sahabat yang sama , atau dikenal dengan Hadits Bukhari-Muslim. (Sumber)

Perbedaan Hadits Shohih dan Hasan
Hadits shohih adalah hadits yang yang bersambung sanadnya, tidak mengandung syadz (riwayat perawi yang diterima periwayatannya yang menyelisihi riwayat rawi lain yang lebih utama baik dari segi jumlah atau dari segi ke-tsiqah-annya), tidak mengandung ‘illat (cacat), perawinya ‘adil (setiap perowinya terkenal memiliki sifat taqwa, menjauhi hal-hal yang tidak baik -dosa dan maksiat- dan menjauhi hal-hal yang mengurangi muru’ah/kehormatan diri di mata manusia) dan dhabith (setiap perowinya memiliki hapalan yang kuat, memiliki pemahaman yang jeli, sangat baik dalam memahami berbagai masalah, memiliki ketepatan hapalan, dan mampu menjaga apa yang ia tulis semenjak ia menerima dan mendengar hadits tersebut sampai saat ia menyampaikan dan membawakan hadits tersebut) yang perawi tersebut meriwayatkan dari yang semisalnya (‘adil dan dhabith juga) yang dapat dipercaya ke-dhabith-annya dan riwayatnya.
Hadits hasan adalah hadits yang bersambung sanadnya yang dibawakan oleh perawi yang adil namun ringan dhabithnya dengan tanpa syadz dan ‘illat.
Sehingga perbedaan hadits shohih dan hadits hasan adalah dari segi perawinya, hadits hasan tidaklah sama dengan perawi hadits shohih dalam masalah dhabth-nya. (Sumber)

Pengertian Ashhaabussunan
Ashhaabussunan adalah 4 ulama perawi hadits yaitu Imam Abu Dawud, Imam At-Tirmidzi, Imam An-Nasa’i, dan Imam Ibnu Majah. (Sumber)

Pengertian Sanad dan Matan Hadits
Sanad hadits adalah mata rantai para perawi yang bersambung sampai ke matan (rawi-rawi yang meriwayatkan matan hadits dan meriwayatkannya).
Matan hadits adalah ucapan setelah sanad.
Misal,
Sulaiman bin Harb menceritakan pada kami, (ia berkata), Hammad menceritakan kepada kami, (ia berkata), dari Ayyub, dari Nafi’ dari Ibn ‘Umar, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,”Janganlah kamu larang para wanita hamba Allah untuk (memasuki) masjid-masjid Allah.”
Sulaiman bin Harb sampai ke Ibn ‘Umar disebut sanad.
Ucapan Rasulullah setelah itu disebut matan.
(Sumber)

Kaidah Pembacaan Hadits dengan Al Qur’an
Kaidah pembacaan hadits tidak seperti Al Qur’an yang menggunakan kaidah tajwid (ikhfa, idgom, dll) tapi seperti percakapan biasa. Hanya saja untuk makhroj tetap harus diperhatikan dengan baik.

Pengertian Mustholah Hadits
Mustholah hadits adalah ilmu yang menjadi alat untuk mengetahui kondisi seorang periwayat dan hadits yang diriwayatkan dilihat dari sisi diterima atau ditolak. Faidahnya adalah untuk mengetahui riwayat-riwayat yang diterima atau ditolak dari seorang periwayat dan hadits yang diriwayatkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s