Sholat Fajar

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuhu..

Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Dua rakaat sholat fajar (qabliyah subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya”
(Hadits shahih, riwayat At Tirmidzi, Muslim, dan An Nasai)

Penjelasan Hadits

Maukah Anda mengerjakan suatu pekerjaan ringan dalam tempo 2 menit namun honornya adalah mobil mewah? Tidakkah Anda tergiur jika ada tawaran kerja yang menawarkan gaji bulanan berupa 30 rumah mewah?

Jika Anda masih belum tertarik, bagaimana kalau 30 buah pulau menjadi milik Anda pribadi beserta semua isi, keindahan, dan kenikmatannya? Atau Anda justru tidak percaya ada tawaran “gila” macam itu?

Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan kepada kita bahwa Allah Ta’ala, Sang Maha Pencipta, Pemilik, dan Pengatur alam semesta akan memberikan reward yang lebih istimewa dan lebih bernilai daripada satu planet. Bumi beserta seluruh isinya. Hanya dengan 2 rakaat sholat yang ringan dan tidak panjang. Kira-kira 3 menit. Setiap harinya jika mengerjakan sholat ini, kita akan diberikan pahala dan balasan yang lebih baik dari dunia dan seisinya. Tidak ada yang mustahil bagi Allah ‘azza wa jalla sebab Dia Maha Pemurah dan Berkuasa atas segala sesuatu.

Lebih menarik lagi, sholat ini di sunnahkan untuk tidak diperlama temponya. Imam Muslim membawakan beberapa riwayat yang menerangkan bahwa Rasullah shallahu ‘alaihi wa sallam terkadang membaca satu ayat di masing-masing rakaat, ayat kursi di rakaat pertama dan Ali Imran ayat 64. Di lain kesempatan beliau membaca Al Baqarah ayat 136 lalu di rakaat kedua membaca Ali Imran 52. Kadangkala beliau hanya membaca Al Kafirun di rakaat pertama, kemudian Al Ikhlas di rakaat kedua. Bahkan Aisyah sampai menduga bahwa jangan-jangan yang dibaca hanya Al Fatihah saja karena betapa singkatnya sholat 2 rakaat beliau.

Anda bisa bayangkan alangkah ruginya orang yang enggan mengerjakan 2 rakaat ringan yang lebih baik dari dunia dan seisinya ini. Karena itulah Aisyah mengatakan bahwa beliau tidak pernah meninggalkan sholat qabliyah shubuh. Sebagaimana dalam riwayat Al Bukhari.Para sahabat pun demikian, mereka merasa rugi kalau sampai tidak mengerjakannya. Jika mereka belum sempat mengerjakannya karena sudah iqamat, mereka mengqadha’nya selepas sholat subuh.

Imam Abu Dawud mengisahkan bahwa Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat seorang sahabat sholat lagi 2 rakaat selepas sholat subuh berjamaah. Nabi pun menegurnya seraya bersabda,
“Sholat subuh hanya 2 rakaat”
Sahabat tersebut menjawab,
“Aku tadi belum sempat mengerjakan sholat qabliyah subuh 2 rakaat, maka aku mengerjakannya sekarang.”
Nabi pun menyetujui tindakannya.

Wallahul Muwaffiq
Ustadz Nur Fajri Ramadhan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s