Tuntunan Islam Tentang Bersin

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuhu..

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila salah seorang diantara kalian bersin kemudian membaca hamdalah maka jawablah (dengan bacaan tasymit yaitu yarhamukallah”), tetapi apabila tidak mengucapkan hamdalah maka janganlah menjawabnya.”
(Hadits Hasan riwayat Al Hakim. Lihat Shahiihul Jaami’ no. 685)

Penjelasan Hadits
Dalam hadits ini disebutkan salah satu dari adab-adab islami yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu adab ketika seorang muslim bersin. Maka disunahkan ketika bersin untuk mengucapkan Alhamdulillah (segala puji bagi Allah), hal ini merupakan bentuk syukur kepada Allah atas karuniaNya memberikan jalan keluar bagi kuman penyakit yang hinggap pada organ pernapasan sehingga bisa segera dikeluarkan melalui bersin. Bisa dibayangkan ketika seseorang tidak mampu bersin kemudian masuk pada saluran pernapasannya virus atau benda yang berbahaya bagi tubuh, bagaimana benda tersebut akan keluar dari tubuh jika bukan melalui bersin. Ini adalah nikmat Allah yang sangat besar yang patut disyukuri dan diantara bentuk syukur tersebut adalah dengan mengucapkan “Alhamdulillah” sebagaimana yang diajarkan Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam.

Kemudian dalam hadits ini pula dijelaskan adab seorang muslim ketika mendengar saudaranya bersin dan mengucapkan Alhamdulillah maka ia disunnahkan untuk menjawab dengan ucapan “Yarhamukallah” (semoga Allah menyayangimu).

Bahkan ini termasuk dari hak-hak seorang muslim yang wajib ditunaikan oleh saudaranya, sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa hak muslim atas saudaranya ada 5:
– Menjawab salam
– Menjenguk orang sakit
– Menjawab orang yang bersin
– Menasihati orang yang meminta nasihat
– Mengantar jenazah saudaranya yang meninggal
Dan dalam riwayat lain disebutkan lebih dari 5 hak-hak tersebut.

Ini merupakan tuntunan syariat Islam dalam menciptakan kasih sayang sesama muslim dan menjaga rasa persaudaraan. Ini juga merupakan bentuk kesempurnaan syariat Islam dimana segala aspek kehidupan diajarkan, sampai masalah bersin pun ada tuntunan syariatnya. Dalam hadits ini juga disebutkan manakala orang yang bersin tersebut tidak mengucapkan “Alhamdulillah” maka saudaranya tidak perlu mengucapkan “Yarhamukallah”, sehingga apabila ada yang menjawab orang bersin yang tidak mengucapkan Alhamdulillah maka hal itu menyelisihi sunnah karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menjawabnya apabila tidak mengucapkan Alhamdulillah.

Ustadz Ahmad Fahrisan
Program Jodoh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s