Mutlak vs Relatif

Lagi-lagi tentang kebenaran relatif dan mutlak. Kali ini pakai pendekatan statistik regresi.

Kita jadikan kebenaran mutlak sebagai model aslinya dan kebenaran relatif sebagai model prediksi. Di akhir pembuatan model prediksi akan ada yang namanya uji determinasi, salah satu uji yang digunakan untuk melihat seberapa besar kecocokan model prediksi dengan model asli acuannya. Akan ada error disana, yang biasanya terjadi karena adanya perbedaan nilai yang terjadi antara model asli dengan prediksi. Ketika error besar maka semakin jauhlah ia dari kebenaran model aslinya. Ia menjadi semakin relatif, penyimpangannya semakin besar.

Sama seperti manusia…

Semakin besar jaraknya dari kebenaran mutlak, semakin besarlah error dalam kehidupannya. Nilai-nilai relatif itu bertebaran di sekitar model asli tapi tak pernah benar-benar mencapainya. Mereka yang error nya besar akan bertingkah laku jauh dari kebenaran mutlak.

Jadi, berapa persen error dalam kehidupanmu dan berapa persen lagi yang harus dikurangi untuk bisa mendekati model kebenaran mutlak??
Model kehidupan yang sesuai dengan tuntunanNya dan sunnah RasulNya…

Another random thought from monjali to maskam..
Berharap menemukan sebuah kedamaian dalam kegersangan iman..
~Fyuhhh….abaikan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s