Seperti Induk Elang yang Mengajari Anaknya Terbang

”True leader just like an eagle. They don’t flock, they come once in a time”

Induk elang akan mencari tempat tertinggi untuk meletakkan telurnya. Mengeraminya sampai menetas dan mencarikan makan sampai berumur 1-2 bulan. Setelahnya, ia akan melakukan manuver. Ia serang sarang anaknya. Ia obrak-abrik sampai anaknya yang berada di dalam sarang terjatuh ke bawah.

Anak elang itu belum tahu apa-apa. Perlakuan induknya yang menjatuhkannya dari ketinggian memaksanya menggerakkan sayapnya. Itulah untuk pertama kalinya ia mengepakkan sayapnya. Sayangnya, otot-ototnya masih terlalu lemah untuk menopang berat tubuhnya.

Hingga, untuk kali ini, menanglah gaya gravitasi. Anak elang itu terjun bebas ke bawah. Setiap kali ia hendak menyentuh tebing atau tanah, sang induk datang. Menyambar tubuhnya, membawanya kembali ke tempat yang tinggi, dan lagi-lagi menjatuhkannya. Dengan penuh kesabaran dan ketelatenan si induk melakukannya berulang-ulang. Sampai sekitar 2 minggu barulah si anak akan dapat terbang bebas, mengalahkan si gaya gravitasi.

“Then the eagle is left with two options: die or go through a painful process of change which last 150 days”

~0~

Thanks Sir for your eagle’s style of teaching.
Hard?? iyess
Puzzled?? indeed
But, I’ve learned a lot.
And,
May, someday, I can be like you,
ehmm..nope, surpass you, maybe..insha allah.

To get a lot and give it back. Like a moon.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s