Like A Pyramid

Ada orang-orang yang alih-alih mempertanyakan keadilan Tuhannya, mereka malah memilih untuk berkata, “Inna lilahi wa inna ilaihi roji’un” ketika cobaan teramat besar datang menghadang mereka. Dan mereka hanya sedikit.

Ada orang-orang yang alih-alih berhenti dan berganti arah ketika harus menjalani tempaan keras untuk mencapai citanya, mereka malah memilih untuk berhenti sejenak, berefleksi, dan menggunakan otaknya untuk berpikir ke depan. Dan mereka hanya sedikit.

Salut *standing applause

Yes, like a pyramid. Puncaknya selalu menyempit. Sedikit.
Sama seperti 1% orang Indonesia yang mampu menguasai setengah kekayaan negaranya. 99% lainnya, silakan berebut sisanya. Dan sayangnya, saya termasuk yang rebutan sisa >,<

~ just another random thought after seeing, hearing, and reading some stories.

There is nothing more upsetting than not being useful. But, you know. In the end, it’s about whether or not you run away from there. Not running away is a marketable talent. Even though they’re few. [くりはらーさん]

Advertisements

2 comments on “Like A Pyramid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s