Kata Rasulullah tentang Bersiwak

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Kalau seandainya aku tidak khawatir hendak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali hendak sholat.”
(Hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim)

IMG-20160101-WA0004

Penjelasan Hadits
Hadits diatas menunjukkan kecintaan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap siwak. Siwak dapat diartikan dalam dua hal: kayu siwak dan perbuatan membersihkan gigi. Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam amat menyukai siwak sampai-sampai beliau mengisi beberapa kegiatan dengan siwak, seperti ketika hendak berwudlu, sholat, membaca Al Qur’an, masuk ke dalam rumah, dan bangun tidur. Bahkan Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersiwak ketika dalam keadaan berpuasa.

Meski demikian, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mewajibkan umatnya untuk melakukannya karena hal tersebut dinilai memberatkan mereka. Begitulah perhatian Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam yang begitu besar terhadap umatnya, sebagaimana firman Allah Ta’ala,
“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” [9:128]

Hadits diatas merupakan dalil atas kasih sayang dan kepedulian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap umatnya, yaitu Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tidak ingin membuat umatnya merasa berat dalam melaksanakan syari’at Allah. Dan banyak sekali kejadian yang menunjukkan hal tersebut. Diantaranya sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Disaat aku memimpin sholat dan ingin memanjangkannya, aku mendengar tangisan seorang anak kecil. Kemudian, aku menyegerakannya karena ibunya.” [HR Bukhari 868]

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,
“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah mewajibkan haji bagi kalian, karena itu berhajilah!
Lalu seseorang bertanya,
‘Wahai Rasulullah, apakah dilakukan setiap tahun?’
Ia terus mengulangi pertanyaannya sampai 3 kali. Lalu Beliau menjawab,
‘Sekiranya kujawab iya, niscaya akan menjadi wajib bagi kalian dan kalian tidak mampu melakukannya. Bila aku memerintahkan sesuatu, maka lakukanlah semampu kalian. Dan bila aku melarang kalian dari sesuatu, maka jauhilah.‘” [HR Muslim 1337]

Selain di dunia, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga amat memikirkan umatnya saat di akhirat. Sebagaimana hadits yang menceritakan syafa’at Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam atas umatnya di padang mahsyar [HR Bukhari 7510, Muslim 193], yaitu saat Beliau berkata,
“Wahai Rabbku, umatku, umatku.”

Begitulah gambaran kasih sayang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap umatnya. Dahsyatnya peristiwa yang terjadi pada hari kiamat kelak, tidak memalingkan Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memikirkan nasib umatnya.

Ustadz Ridwan Arifin Lc hafidzahullah

Advertisements

4 comments on “Kata Rasulullah tentang Bersiwak

  1. Seumur hidup belum pernah bersiwak ha ha ha….
    Mungkin karena tradisi di indonesia Berbeda dengan negara2 arab. Jadi ya belum populer.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s