Epik 1

Di pos penjagaan kerajaan
“Kerajaan es dan api kembali menyeranggg…!!” teriak seorang prajurit putih dari atas pos pertahanan.
“Kenapa mereka bisa datang lagi?? Bukankah kemarin kondisi sudah netral?? Siapkan misil untuk menggempur mereka!!” sahut komandan prajurit putih yang baru saja datang.
“Stok misil habis Komandan..” jawab sang prajurit.
“Sighh…sejak kapan??” tanya sang komandan.
“Kemarin Komandan.” seru si prajurit.
“Bahh..pantas mereka kembali datang. Panggil prajurit merah dan prajurit lurik..!!” marah sang komandan.
“Mereka sudah lebih dulu diserang Komandan. Zero. Sudah tidak ada lagi yang bisa diharapkan..” lapor si prajurit.
“Aihh..perkuat pertahanan dengan pasukan yang ada. Ini harus segera dilaporkan Baginda Raja.” kata si komandan sambil melangkah menuju ke dalam istana.

Di dalam istana
“Lapor Baginda. Pasukan es dan api kembali menyerang.” lapor sang komandan.
“Ini, sempurna untuk sebuah pengampunan dosa dari Tuhan hingga hari suci itu tiba.” sahut Baginda Raja sambil tersenyum.
“Pergilah..” lanjut Baginda Raja sambil melambaikan tangannya tanda si komandan harus meninggalkan ruangan.

Zink…
Sang komandan hanya bisa terbengong…

[つづく]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s