Be-Town

Tinggal di Bekasi yang hanya dua tahun berasa lebih membekas daripada di Yogya yang hampir 2,5 tahun di tempati meskipun kota ini sejak kecil sudah menjadi kota impian. Nande??

Jika mau mencari kambing hitam, maka mari salahkan si motor biru. Di bekasi setiap hari adalah jalan kaki. Dan, yang paling menyenangkan dari berjalan kaki adalah bisa mengamati bermacam hal. Laju kaki bisa dilambatkan jika ingin mengamati lebih lama dan lebih dalam apa yang menarik perhatian.

Mengamati bapak penjual siomay di tepian sungai kalimalang, mengamati sekian banyak pengemis di sepanjang trotoar keluar tol bekasi barat, mengamati anak-anak hujan menawarkan payung di depan MM, mengamati anak-anak jalanan saling berlarian di dekat jembatan penyeberangan, mengamati sekian banyak manusia yang berjalan ke dan dari segala arah. Mengamati kehidupan dan menanyakan pertanyaan yang sama berulang kali,
“Bagaimana mereka memandang dunia??”

Disini, sepertinya akan sangat menyenangkan jika bisa menghampiri penjual koran yang beroperasi di perempatan dan bercakap menanyakan bermacam hal. Bolehlah mencoba menawarkan diri menjualkan barang dagangannya. Atau, menanyakan cita-cita si kecil yang ikut membantu menjual dagangan ibunya. Itupun jika berani mendekat dan memulai sebuah obrolan. Mengamati penjual mainan yang entah sudah berapa kilo mereka berjalan. Mengamati wajah kelelahan bapak tukang becak yang sering tertidur di atas becaknyai. Mengamati kakek nenek yang sering tertidur di trotoar teduh sepanjang jalan. Mengamati para pejuang jalanan yang sedang beraksi.

Dari kesemuanya, mungkin akan bisa ditangkap sebuah perspektif baru. Memahami mereka yang berada di dunia yang berbeda dengan yang biasa dialami. Mengerti bagaimana mereka mengartikan sebuah kehidupan. Menangkap satu dua poin kearifan dan kesederhanaan hidup serta lebih mengerti tingginya tingkat syukur yang mungkin mereka miliki.

Tapi itu hanya bisa dilakukan nanti.
Nanti, setelah segala kehectic-an ini berakhir
Nanti, setelah bed rest sebentar
Nanti, setelah kedua kaki ini kuat lagi melangkah sejauh kehendak hati
Nanti, setelah stamina si tubuh kembali
Nanti, setelah Ia meridhoi..

Setelah itu, mari kembali berjalan bersama matahari, awan, angin, dan si langit biru. Kandangkan dulu sebentar si motor biru. Cangklongkan kembali si ransel biru, pasang hoodie si jaket biru, dan tersenyumlah menatap sang mentari..

ikimashou… (^^)/~

~ ๐Ÿ™‚ ~


It’s enough to always think about yourself. There’s a a lot of things out of your world that’s waiting to be explored. Let’s be the explorer of the world and you’ll understand a place where you live better…

fly, dear..
fly as high as you want because the sky is always borderless..

[image]

Advertisements

10 comments on “Be-Town

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s