Kau tak akan bisa berjalan dengan setumpuk batu bata yang memberati tubuhmu. Jalanmu akan melambat kemudian terhenti. Stagnan tak ada kemajuan.

Begitu juga hati dan pikiranmu yang terberati terlalu banyak beban. Kau tak tahu lagi bagaimana menuliskan kelanjutan kisahmu. Cerita hidupmu terhenti. Stagnan tak ada kemajuan.

Lepaskanlah ia satu persatu. Letakkan ia di tangan Rabbmu. Satu-satunya yang kau percaya memegang kendali hidupmu. Satu satunya yang selalu menjagamu. Satu-satunya yang mengerti tentangmu. Satu-satunya yang selalu ada untukmu. Dan, berhentilah berlaku seolah-olah kau yang paling tahu tentang dirimu.

Satu persatu serahkan padaNya. Satu persatu saja, jika belum mampu. Karena jika tidak begitu, kau hanya akan membusuk ditelan waktu..

Semoga Allah lapangkan selalu..

Love You, Lord…
Karena senyumMu selalu menguatkanku 🙂

6 Rajab 1437 H

Yoshh, mari melanjutkan hidup (,”)9

Advertisements

4 comments on “

  1. Sejak kena skizofrenia saya sudah tidak terlalu banyak berpikir tentang kehidupan yang saya jalani. Pasrah pada Tuhan saja. Meskipun sebenarnya saya lebih suka bekerja keras seperti orang kebanyakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s