Karena doa adalah perjanjian bersyarat antara kau dan Dia. Ketika kau melupakan syarat-syaratnya, Ia akan mengingatkanmu. Lembut atau keras, tergantung sejauh mana kau melupakannya.

Ia hanya ingin mengabulkan doa-doamu dan memastikan kau baik-baik saja ketika menerimanya. Karena satu penerimaan baru dariNya, akan menjadi sebuah awal cerita hidupmu setelahnya. Cerita yang tak hanya ada penuh tawa tapi juga kadang terselip duka. Ia hanya ingin menjagamu. Agar dalam tawamu, kau masih ingat untuk tersenyum padaNya. Agar dalam dukamu, kau tetap kokoh percaya padaNya.

Sunatullah tetaplah berlaku dan kau harus tetap menempuh jalan-jalan itu. Jalan-jalan pengabulan doa-doamu…

Thanks Lord,
It is You who has taught me a lot of things..
Pleasing You, only….

Waktu teduh
7 Rajab 1437 H

Advertisements

4 comments on “

  1. Tentang kesedihan dr sebuah perkara, saya brusaha kkuh percaya bhwa ada maksud baik ‘Dia’. Catatan ini mengingatkan, terimakasih ๐Ÿ™‚

  2. Seringkali manusia hanya melihat segala sesuatu dari kacamatanya sebagai manusia saja. Yang buruk akan tampak buruk padahal bisa jadi itu yang terbaik menurut Dia demikian pula sebaliknya…
    Terima kasih sudah mengingatkan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s