Dia selalu melakukannya. Tertawa ceria seolah tak ada apa-apa. Saat kerumunan berakhir dan hanya ada kita berdua, keluarlah perasaan aslinya.

Cerita-cerita yang selalu membuat ternganga. Entah bagaimana cara ia menutupinya. Senyum dan tawanya selalu membuatku bertanya-tanya.
“Benarkah ia bahagia??”
Pertanyaan yang sama kembali terulang malam itu. Malam ketika ia sesaat menjadi ratu.

Sampai akhirnya, detik ini, aku yakin,
Ya, si Poker Face benar-benar telah menemukan bahagianya….

May allah will always brings happines and barokah in your life, my dearly sister…
Thanks to teach me a lot about this life…

Untuk setiap yang tertulis, akan selalu ada tangis penghapus dosa dan sujud syukur bahagia di akhirnya…

~ jalanan solo-yogya, tepar sejenak…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s