Masa’ah

Kuambil mereka dari rak toko buku. Kusahkan di kasir. Kusampul plastik sekalian. Kubawa pulang. Kubaca. Satu demi satu. Khusyuk.

Lelah, mataku mulai berkeliaran. Memandang rak dan lemari buku yang terserak di beberapa ruangan. Menelusuri tiap jenisnya. Lalu kucoba pisahkan, hitung, dan, bandingkan. Buku-buku sebatas pengetahuan pemuas dahaga akal dan buku-buku berisi ilmu yang merasuk ke hati dan mampu membuatku mengenali Illahi.

Alamak, sial..
Golongan pertama lebih banyak. Itu pun, sepanjang yang kuingat, sebagian besar sudah selesai kubaca. Hanya satu dua yang tak kurampungkan. Golongan kedua, prihatin aku melihatnya. Pembatas-pembatas buku itu, belum mencapai setengah tebal buku. Bahkan, beberapa masih tersampul rapi. Tak berubah semenjak dibeli.

Kutermenung sejenak dan mencoba bertanya,
“Hei diri, tahu kenapa banyaknya buku menjadi tanda dekatnya hari kiamat??”

Ketahui bahwa, bacaan terbaik adalah Al Qur’an…

Selamat Hari Buku Nasional
Salam Book Lover (^^)\

[image]

Advertisements

7 comments on “Masa’ah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s