Worldview….Priority…

Mempelajari bahkan sampai menguasai pandangan karl marx, plato, darwin, sigmund freud, nietzsche, dan sekelompok pemikir-pemikir golongan tersebut mungkin menyenangkan kalo tidak boleh disebut memusingkan. Pandangan para pemikir dunia yang mungkin sudah diterapkan di banyak tempat. Pandangan yang sebagian besar bersumber pada kebendaan.

Salahkah?? Mempelajari pemikiran mereka??
Tidak…tak ada yang salah…

Buya hamka pun dalam bukunya membicarakan pandangan-pandangan filsuf dunia tersebut. Para ilmuwan muslim dulu pun mengambil filsafat-filsafat yunani dan disesuaikan dengan pemikiran islam. Terlepas ada yang berpendapat karena mempelajari pemikiran-pemikiran tersebutlah maka membuat ilmu yang sesungguhnya terlalaikan dan menjadi sebab jauhnya rahmatNya kalo tidak boleh disebut kejatuhan.

Perbedaannya, beliau-beliau diatas sudah paham hukum-hukum islam sebelum mempelajari pandangan-pandangan kaum yang berbeda sumber keyakinan tersebut. Pemfilteran untuk memisahkan benar dan salah sudah dapat mereka lakukan.

Kalo untuk golongan yang bahkan belum hapal apalagi paham isi kitab sucinya sendiri, pandangan hidupnya sehari-hari, bukankah lebih baik memperbanyak mempelajarinya terlebih dahulu. Mempelajari sejarah peradaban masa lalunya yang gilang gemilang. Mempelajari pemikiran-pemikiran ulama dan saintis dimasanya.

Pembolak-balikan sebuah persepsi…sudah sejauh mana diketahui??
Sadar tak sadar, sudut pandang yang dipakai selama ini masih banyak yang harus dibenahi tersebab berhasilnya program pemikiran dari filsuf kebendaan yang mengakibatkan pembenaran pandangan. Mana yang benar-benar benar dan mana yang benar-benar salah tak akan bisa diketahui kalo hanya mengetahui dari sudut pandang yang bahkan berbeda sumber dari sudut pandang yang harus diyakini.

Pelajarilah apapun, sesukamu. Tapi ingatlah, waktu itu sempit. Kematian itu dekat. Ilmu dan pengetahuan itu buanyakk dan otakmu itu bebal..maka, ingatlah prioritas mana yang harus didahulukan untuk dipelajari. Bukankah kebutuhan manusia akan ilmu syar’i itu melebihi kebutuhan manusia akan makan dan minumnya?? Makan dan minum pun butuh ilmu kan…

Nulis opo koe nduk..??
Embuh…
Random talk self yang gak penting, lagi kan…
Abaikan lalu lupakan…
#feelingStupid

* Maaf nyampah lagi…tersebab malas menulis di twitter karena sedemikian panjang dan malas menulis di efbi karena banyak orang..dan baiknya sebenarnya nulis di kertas trus diremas trus dibuang ke laut..sayangnya, disini jauh dari laut..huftt~

Sudahlah…mari menyapa dunia..
pagi donyo n__n

Advertisements

17 comments on “Worldview….Priority…

  1. tampaknya banyak seklai ilmu yg berjejalan di otak mba,
    satusatu diurai di sini kayanya lebih asik ^^

    biar otak titin ini ga kosong2 amat πŸ˜€

  2. Hihiih sedikit berbobot nih mbak πŸ˜€ tapi emang bener sih ya πŸ˜€ ada baiknya jangan jengah dalam mempelajari sesuatu, tapi tetap dalam prioritas biar nggak ‘njebluk’ πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s