Orang yang Kikir Adalah Orang yang Tidak Bershalawat Kepadaku

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Husain radhiallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Seorang yang kikir adalah orang yang disebutkan namaku disisinya, namun ia tidak bershalawat.”
(Hadits shahih riwayat at-Tirmidzi, an-Nasa’i, Ibnu Hibban, al-Hakim dan Ahmad. Lihat Shahiihul Jaami’ no 2878)

IMG-20160212-WA0003

Penjelasan Hadits
Hadits ini mengandung anjuran untuk mengucapkan shalawat terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila kita menyebut nama beliau maupun mendengar nama beliau disebutkan.

Hadits ini juga menunjukkan bahwa barangsiapa yang tidak bershalawat kepada beliau tatkala menyebut atau mendengar nama beliau, maka dia adalah orang yang bakhil (pelit). Hal tersebut dikarenakan shalawat yang diucapkan adalah sebuah kebaikan. Sehingga ia enggan untuk bershalawat maka berarti ia telah berbuat bakhil terhadap dirinya sendiri karena tidak memberikan kebaikan untuk dirinya.

Adapun lafaz shalawat maka yang paling utama adalah dikenal dengan shalawat Ibrohimiyah. Shalawat tersebut berbunyi,

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ
في العالمين إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ [link]

Namun bisa pula dengan shalawat yang lafadznya ringkas seperti
“Shollallahu ‘alaihi wa sallam”
Atau
“‘alaihi sholatu wa sallam”

Oleh karena itu, para ulama senantiasa membasahi lisan mereka dengan membaca shalawat setiap kali nama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam disebutkan. Karena Rasulullah bersabda,
“Barangsiapa bershalawat kepadaku sebanyak satu kali maka Allah akan bershalawat kepadanya (yaitu memujinya di hadapan para malaikat) sebanyak 10 kali.”

Adapun makna shalawat, maka ada 2 sisi,
Pertama, Shalawat Allah terhadap hambaNya maknanya adalah pujian Allah terhadap hamba tersebut di hadapan para malaikat.
Kedua, Makna shalawat seorang hamba terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Allah agar Allah memuji beliau di hadapan para malaikat.

Wallahu ta’ala a’lam..

Ustadz Riki Lc hafidzahullah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s