Dunia Hanyalah Seperti Pengembaraan

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tak ada kecintaan dunia bagiku, aku di dunia ini hanyalah seperti pengembara yang sedang berteduh di bawah naungan pohon, setelah itu akan pergi dan meninggalkannya.”
(Hadits shahih riwayat at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, al Hakim, dan ad-Dhiyaa. Lihat Shahiihul Jaami’ no 5668)

IMG-20160219-WA0021

Penjelasan Hadits
Hadits ini mengandung prinsip penting tentang zuhud terhadap dunia dan tidak banyak berangan-angan dengannya. Seorang mukmin tidak sepatutnya menjadikan dunia ini seakan-akan seperti tempat tinggal yang abadi untuknya sehingga ia merasa betah dan ingin berlama-lama di dalamnya, karena dunia itu tidak abadi. Akan tetapi hendaknya ia menjadikan dunia ini seperti layaknya tempat singgah sementara dalam sebuah perjalanan panjang, dimana ia akan segera meninggalkannya dan kembali ke tempat tinggal yang sebenarnya nan abadi, yaitu akhirat, baik itu surga atau neraka.

Para Nabi dan pengikutnya pun senantiasa mewasiatkan manusia dengan wasiat ini, sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala berfirman tentang nasihat seorang mukmin kepada kaum Fir’aun,
“Wahai kaum, sesungguhnya kehidupan ini hanyalah sebuah barang sementara, adapun akhirat maka itulah tempat tinggal sebenarnya.” [40:39]
Begitu juga wasiat Nabi Isa kepada kaumnya,
“Cukup lewati saja dunia ini dan jangan ingin terus-menerus menetap di dalamnya.”
Diriwayatkan juga bahwa beliau berkata,
“Siapa yang bisa membangun rumah diatas ombak laut? Seperti itulah dunia, maka jangan jadikan ia tempat menetap.”

Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Ibnu Umar,
“Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan seperti orang asing atau seorang yang sedang melewati tempat persinggahan dalam safarnya.”
Ibnu Umar juga berkata,
“Jika engkau berada di sore hari maka jangan tunggu datangnya pagi hari dan jika engkau berada di pagi hari maka jangan tunggu datangnya sore hari. Persiapkanlah dari masa sehatmu bekal untuk masa sakitmu dan dari masa hidupmu bekal untuk setelah kematianmu.”

Ali bin Abi Thalib juga berkata,
“Sesungguhnya dunia akan pergi meninggalkan kita dan sesungguhnya akhirat akan datang menghampiri kita dan setiap dari keduanya ada pengikutnya, maka jadilah di antara pengikut akhirat dan jangan jadi diantara pengikut dunia. Karena sekarang adalah masa beramal bukan masa dihisab adapun nanti adalah masa dihisab bukan masa beramal.”

Karena itu hendaknya keadaan seorang mukmin di dunia ini berada diantara 2 keadaan:
1- Entah ia seakan-akan seperti orang asing yang tinggal di negeri perantauan untuk suatu keperluan dimana yang dipikirkannya adalah bagaimana mempersiapkan bekal untuk saat ketika pulang ke negeri asalnya nanti. Atau,
2- Seperti seorang musafir yang melewati suatu tempat dan sama sekali tidak tinggal di dalamnya melainkan hanya singgah sementara untuk kemudian melanjutkan perjalanannya ke tempat tujuan.

Dan, inilah wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Ibnu Umar tentang dunia ini,
“Ketika seorang hamba telah memposisikan dirinya terhadap dunia ini dengan posisi yang benar, maka buah yang dihasilkannya adalah ketaqwaan yang tinggi dan pembekalan yang matang untuk akhiratnya nanti. Sebaliknya jika ia salah memposisikan dan selalu berambisi dengan kehidupan dunia, maka akan banyak sekali kesalahan yang ia perbuat dan ia akan semakin jauh dari ajaran agama. Sebagaimana dikatakan,
Cinta dunia adalah pokok segala kesalahan‘.”

Dan, seperti itulah yang menimpa kaum Fir’aun, Qarun, Kaum Yahudi, dan orang-orang yang durhaka terhadap perintah Allah subhanahu wa ta’ala. Karena itu pula Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa yang ia takuti atas umatnya bukanlah kemelaratan dan kemiskinan melainkan yang ia takutkan adalah dibukanya kejayaan dunia ini bagi umatnya sehingga mereka berlomba-lomba mencari keuntungannya dan melupakan agama ini.

Wallahu ta’ala a’lam

Ustadz Fakhrisan Lc hafidzahullah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s