Islam Agama yang Mudah

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya kalian diutus untuk mempermudah bukan diutus untuk mempersulit.”
(Hadits shahih riwayat at-Tirmidzi dan Abu Daud. Lihat Shahiihul Jaami’ no 2350)

IMG-20160225-WA0011

Penjelasan Hadits
Dibalik hadits Nabi ini sebenarnya terdapat kisah, ada seorang Arab Badui masuk masjid lalu ia pun buang air kecil. Para sahabat sudah ingin menghentikan perbuatan orang Arab Badui tersebut namun Nabi memberikan titah untuk membiarkannya. Setelah ia selesai buang air kecil, Nabi memerintahkan agar tempat bekas buang air orang tersebut disiram dengan seember air, lalu Nabi pun bersabda,
“Sesungguhnya kalian diutus..”

Islam memerintahkan untuk mempermudah urusan kita dengan manusia, lihat bagaimana Rasulullah menghentikan tindakan para sahabat yang ingin menghentikan orang tersebut buang air di masjid dan bukan mustahil akan terjadi percekcokan atau bahkan perkelahian bila Nabi tidak menghentikan. Tapi Nabi mengajarkan agar menyelesaikan masalah dengan mudah. Bekas air kencing di masjid yang pada waktu itu lantainya berupa tanah dan pasir mudah dihilangkan najisnya, cukup dengan seember air sehingga orang tersebut tidak perlu dihentikan dari buang airnya yang justru akan menimbulkan mudlarat yang lebih besar, air seni yang tercecer kemana-mana, percekcokan atau bahkan perkelahian yang mungkin terjadi antara orang Arab Badui tersebut dengan sahabat, bencinya orang tersebut kepada Rasulullah dan para sahabat serta mudlarat-mudlarat yang lain.

Hendaknya lembut dan bijaksana dalam amar ma’ruf nahy munkar agar tidak timbul mudlarat yang lebih besar. Apabila ada 2 pilihan yang sama-sama mudlarat yang akan terjadi yang tidak bisa dihindari kedua-duanya, maka pilihlah yang mudlaratnya paling kecil. Lihat Nabi membiarkan orang Arab badui membuat masjid terkena najis dengan kencing di masjid untuk menghindari perkelahian yang mungkin terjadi antara orang Arab badui tersebut dengan para sahabat yang pada kemudian hari tidak mudah untuk dilakukan islah (damai) karena para sahabat dalam posisi yang benar sebagai bentuk nahy munkar, di sisi lain orang Arab badui adalah orang yang tidak mengetahui akan kesalahannya.

Islam adalah agama yang mudah dan menganjurkan kemudahan, selama yang mudah tersebut bukan sesuatu yang haram dan tidak pula dalam rangka hiilah (rekayasa agar tidak terkena kewajiban syari’at).

Wallahu ta’ala a’lam

Ustadz Akhmad Fakhrisan Lc hafidzahullah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s