Tenang, Ada Allah…

Ada suatu waktu ketika kau merasa jarak antara kau dan Dia menjadi cukup jauh. Allah tahu, sendirian kau tak akan mampu untuk kembali maju mendekat padaNya. Hingga kuasaNya bekerja. Seperti induk elang yang mengajari anaknya terbang, keras tapi penuh kasih sayang, Ia hempaskan kau pada titik terendah. Sebuah titik yang selalu berhasil membuatmu kembali jatuh tersungkur dan berkata,

“Tenang, ada Allah..”

Sebuah kalimat yang menjalarkan ketenangan. Mengokohkan kembali tubuhmu yang lunglai karena sebuah hentakan keras sekaligus menyadarkan betapa lemahnya diri. Meyakinkan bahwa tak ada sandaran sekokoh sandaranNya. Menguatkan bahwa akan selalu ada pegangan ketika ada goncangan kehidupan. Yang harus dilakukan hanyalah mencekalnya erat. Sangat erat…

“Tenang, ada Allah. Dan sungguh, Dia tak akan pernah meninggalkanmu sendirian. Tak akan pernah….”

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

Advertisements

2 comments on “Tenang, Ada Allah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s