Holistik Dunia Akhirat

Mari kita anggap bahwa, 1 hari di akhirat = 1000 tahun di dunia.
Apa dasarnya??
Coba, buka Al Qur’an nya dan cari surah Al Hajj ayat 7. Ada kan, perhitungannya 🙂
Ini, patokan pertama.

Patokan kedua,
“Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka.” [HR. Al Bazzar, shohih]

Lalu, apa??
Karena saya tidak menemukan dasar yang bisa menghubungkan antara lama penyakit demam dengan seberapa jauh jarak penjauhannya dari api neraka maka kita anggap saja kalo,
sakit demam sehari di dunia = menghilangkan siksa sehari di akhirat

Nah, dari kedua patokan tersebut bisa kita dapati bahwa,
ketika sehari di akhirat sama dengan 1000 tahun di dunia, maka sakit demam sehari di dunia bisa menghilangkan siksa sehari di akhirat yang lamanya 1000 tahun dunia. Jadi ringkasnya, jika kita sakit, sesungguhnya sakit kita yang cuma 1 hari itu telah menghindarkan kita dari panasnya api neraka selama 1000 tahun.

Nangkep kan maksudnya,,

Lalu, kenapa??
Yak yuk, karena kita adalah manusia yang suka dengan sesuatu yang nyata dan terasa, maka mari, sejenak kita coba membayangkan seberapa panas api neraka.

Ambil korek api, lalu sentuhkan ke kulit kita. Tahan berapa lama kah?? sakitkah??
Nah, itu baru api dunia. Padahal, api neraka panasnya 69 kali lipat dari panasnya api dunia.

“Api kalian ini yang dinyalakan oleh anak cucu Adam hanyalah 1 bagian dari 70 bagian dari panasnya api jahanam. Mereka berkata, ‘Wahai rasulullah, api di dunia ini saja sungguh sudah cukup (untuk menyiksa)’
Maka beliau bersabda,
‘Maka sesungguhnya api jahanam dilebihkan 69 kali lipat panasnya, dan setiap bagiannya (dari 69 ini) mempunyai panas yang sama seperti api dunia.'” ~ HR. Bukhari dan Muslim

Sudah terbayangkah rasa api neraka??

Maka sungguh, bersyukurlah karena dalam sebuah kesakitan yang sedikit ada hikmah yang sedemikian banyak. Dalam sebuah kesakitan yang sebentar, akan ada penyelamatan dari kesakitan yang lebih lama.

Jadi, inti tulisan ini, apakah??
Berbahagialah orang yang sering sakit demam karena para shalafus sholih pun tiap malam berharap agar mereka bisa terkena penyakit penghapus dosa ini..begitu??
Bisaa..

Tapi diatas, hanya secontoh kasus. Generalisirnya, mari kita coba melihat setiap kejadian dari berbagai sisi secara holistik, menyeluruh. Bukan hanya sisi dunia yang nampak, tapi mari, kita coba melihat dari sisi akhirat yang meskipun terkesan tak tampak tapi sebenarnya itulah kesejatian hidup. Ketika logika kemanusiaan kita hanya menemukan sesuatu yang menyesakkan, maka mari, kita coba lihat dengan logika akhirat yang lebih menenangkan. Dan semoga, hanya kesyukuran yang menghiasi kehidupan.

Wallahu ta’ala a’lam

Advertisements

4 comments on “Holistik Dunia Akhirat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s