Bersumpah Dengan Nama Allah

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa bersumpah, janganlah ia bersumpah kecuali dengan nama Allah.”
(Hadits shahih riwayat an Nasai, Bukhari, dan Muslim. Lihat Shahiihul Jaami’ no 6481)

IMG-20160904-WA0006

Penjelasan Hadits
Bersumpah merupakan salah satu dari sekian banyak perbuatan manusia yang sering kita jumpai. Dengan sumpah, suatu pernyataan yang dilontarkan lebih meyakinkan karena orang yang bersumpah bersaksi dengan nama Allah atas kebenaran dan kesungguhannya.

Sumpah merupakan satu bentuk ibadah kepada Allah sehingga tidak boleh ditujukan kepada selainNya. Hal ini karena terdapat unsur pengagungan dalam lafazh sumpah (misal, “Aku bersumpah demi Allah bahwa..” atau “Aku bersaksi demi Allah bahwa..”) dan pengagungan hanya boleh diberikan kepada Allah Rabb semesta alam, bukan kepada makhluk.

Bersumpah dengan selain nama Allah dilarang dalam Islam karena termasuk perbuatan syirik kepada Allah. Selain itu, bersumpah dengan nama selain Allah pernah menjadi adat kaum Quraisy, yakni mereka bersumpah dengan nama para ayah mereka: “Demi fulan bin fulan, aku..”.
Rasulullah bersabda,
“Janganlah kalian bersumpah dengan ayah kalian.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Oleh karena itu, sudah selayaknya bagi seorang muslim untuk tidak bersumpah dengan selain nama Allah atau lebih baik ia diam ketimbang harus berbuat kesyirikan.
Rasululllah bersabda,
“Maka bersumpahlah dengan nama Allah. Bila tidak, maka diamlah.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Contohlah sikap tunduk dan patuhnya Umar radhiallahu’anhu atas perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yaitu, tatkala ia ditegur karena bersumpah dengan nama ayahnya. Lalu ia berkata,
“Demi Allah, aku tidak pernah mengulanginya semenjak aku mendengarnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Lantas, apa kafarat bagi seseorang yang bersumpah dengan nama selain Allah?
Hendaknya, ia mengucapkan kalimat tahlil: Laa ilaaha illallah

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Siapapun yang bersumpah kemudian mengucapkan ‘Demi Latta dan Uzza’, hendaknya ia ucapkan ‘Laa ilaaha illallah’.” [HR Bukhari dan Muslim]

Meski bersumpah dengan nama selain Allah tergolong kepada syirik kecil. Namun, tetap saja dosanya lebih besar dari seluruh perbuatan dosa-dosa besar.

Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhuma berkata,
“Berbohong dengan nama Allah masih lebih aku senangi ketimbang jujur disaat bersumpah dengan nama selain Allah.”

Semoga Allah membimbing kita untuk senantiasa bertauhid dan mengikuti sunnah Nabi-nya.

Wallahu ta’ala ‘alam
Ustadz Ridwan Arifin Lc hafidzahullah

Advertisements

2 comments on “Bersumpah Dengan Nama Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s