Lupa Bershawalat Meninggalkan Jalan ke Surga

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu..

Dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang melupakan shalawat kepadaku, sungguh ia telah meninggalkan jalan surga.”
(Hadits shahih riwayat Ibnu Majah. Lihat Shahiihul Jaami’ no 6658)

img-20160908-wa0011

Penjelasan Hadits
Hadits diatas menerangkan bahaya lupa atau bahkan meninggalkan bershalawat untuk Rasulullah shalallallahu ‘alaihi wasallam yang berakibat kegagalan dalam menempuh jalan menuju surga. Dan ini merupakan ancaman yang amat serius.
Mengapa demikian??
Hal ini karena bershalawat merupakan amalan lisan yang mudah, kapanpun dan dimanapun seseorang bisa melakukannya. Ditambah lagi dengan lafazhnya yang mudah sehingga benar-benar memudahkan untuk diamalkan. Atas dasar itu, bila seseorang meninggalkan shalawat untuk Nabinya, maka itu pertanda bahwa ia telah menjauh dari ajaran dan petunjuknya, menjauh dari ketaatan kepadanya.

Contohnya adalah amalan sholat. Di dalam posisi tasyahud, terdapat bacaan shalawat. Dan bila seeorang sedikit atau jarang atau bahkan meninggalkan shalawat, itu artinya ia juga melalaikan sholatnya. Perkara meninggalkan sholat bukan urusan yang ringan, akan tetapi bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kekufuran.

Kita ketahui bahwa ketaatan kepada Rasulullah adalah bukti ketaatan seseorang kepada Allah Ta’aala. Sehingga bagi siapapun yang tidak taat kepada Rasul, tidak peduli dengan syariatnya, itu artinya ia juga telah lupa kepada Allah sekaligus melupakan sebab-sebab kebaikan dunia dan akhirat, dan pastinya akan dipersulit untuk menuju surga.

Allah Ta’ala berfirman,
“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.” [59:19]

Dan orang yang demikian sifatnya dikhawatirkan tergolong ke dalam orang munafik.

Allah Ta’ala berfirman,
“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama. Mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.” [9:67]

Padahal diantara kewajiban umat Islam atas Rasulullah adalah memuliakannya, dimana salah satu bentuknya yaitu bershalawat dan mengucapkan salam untuk Nabi-Nya:
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [33:56]

Seorang mukmin wajib mencintai Rasulullah dengan cinta yang melebihi kecintaannya kepada makhluk lainnya. Dan memperbanyak shalawat untuk Rasulullah merupakan tanda kecintaan seorang mukmin terhadapnya.
Rasulullah bersabda,
“Seseorang diantara kalian belumlah beriman sampai cintanya kepadaku melebihi kecintaannya kepada anaknya, orang tuanya, dan bahkan seluruh manusia.” [HR Al Bukhari dan Muslim]

Bagaimana seorang mukmin tidak sering bershawalat untuk Rasulullah, lantaran ia senantiasa melaksanakan petunjuk Rasulullah dalam kesehariannya. Bahkan, ridho Allah dan RasulNya selalu dikedepankan dari segala hal. Dia senantiasa berusaha untuk mempelajari agama Islam sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah kepada para sahabat radhiyallahu ‘anhum, mengamalkannya, mendakwahkannya -sesuai kemampuan-, bersabar, dan istiqamah diatasnya.

Semoga Allah mudahkan lisan kita untuk senantiasa bershalawat untuk Rasulullah karena pada hakikatnya shalawat merupakan suatu doa untuk beliau.

Wallahu ta’ala a’lam.
Ustadz Ridwan Arifin Lc

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s