Hampir Saja

Buih-buih ombak menggulung segala cita
Membuka lebam berkepanjangan
Tak tahu kapan berkesudahan
Hampir saja
Semua mimpi runtuh bersama buliran peluh
Berhamburan bersama keluh
Tanpa hati yang teguh, mungkin pasrah akan tumbuh
Muram
Tertimbun sekam
Luruh harapan
Maukah kau duduk bersama saya?
Memungut dan merapikan lagi
Reruntuhan mimpi yang berurai
Merangkai harapan dengan sangat hati-hati
Lalu mengibaskan ke segala penjuru bumi

[Asril Novian Alifi, Indonesia Mengajar]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s