Berjalanlah, Nak..

Tutup sebentar bukumu, Nak. Mari, sebentar berjalan. Melihat realitas sekitar. Tak semua kisah kehidupan bisa ditemukan dalam sebuah buku, kan..

Berjalanlah, Nak. Masuki los-los pasar di tengah megahnya pusat perbelanjaan. Ciumlah bau tanah basah, aroma rempah, amisnya ikan. Lihatlah, ekspresi wajah-wajah yang saling bertawar barang. Tangkap rasanya di hatimu dan simpan.

Berjalanlah, Nak. Langkahkan kakimu, pelan saja, di sepanjang trotoar kota. Akan kau temukan, anak-anak bergitar menegapkan badan, menyembunyikan keringkihan, menantang kerasnya jalanan. Lihatlah, wajah-wajah mereka. Tangkap rasanya di hatimu dan simpan.

Berjalanlah, Nak. Agak pagi. Di belokan jalan, di bawah fly over arah tol persimpangan. Ada sebuah gerobak berisi anak yang sedang tertidur. Amati wajahnya. Adakah terlihat ekspresi kedamaian disana?? atau sebuah kerutan di dahinya?? tangkap rasanya di hatimu dan simpan.

Berjalanlah, Nak. Menelusuri rel kereta di sore hari. Sambil menikmati matahari senja, tengoklah, akan ada rumah-rumah berdinding triplek beratap seng tak jauh dari perlintasan. Bagaimana kira kehidupan disana?? Tangkap rasanya di hatimu dan simpan.

Berjalanlah, Nak. Di sepanjang bantaran sungai besar. Apa yang terlihat?? Sebuah mall besar kan. Ayo, langkahkan lagi kakimu, Nak. Disitu, bukan tempat pemberhentian. Setelah ini, akan ada sebuah jembatan penyeberangan. Lewati dan lihatlah, akan ada sebuah perkampungan kecil dengan anak-anak langit yang terkumpul dalam sebuah rumah di dalamnya. Lihat wajah polos mereka. Tangkap rasanya di hatimu dan simpan.

Berjalanlah, Nak. Ke dalam kawasan pabrik-pabrik besar di pinggir kota. Lebih dalam, Nak. Permukaan belum bisa menjelaskan keseluruhan. Akan kau temukan, rumah-rumah kecil saling berdempet karena begitu mahal dan sempitnya lahan. Cobalah memasukinya dan berbincang sebentar dengan penduduk sekitar. Tangkap rasanya di hatimu dan simpan.

Berjalanlah, Nak. Dengan matamu, lihat dan amati sekeliling. Dengan hatimu, pahami semua gambaran yang terlihat. Dengan akalmu, buat menjadi lebih baik.

Berjalanlah, Nak. Hidup bukan melulu tentang diri sendiri, kan…

Pahami, Nak. Semuanya.
Lalu, kembalilah menekuni buku-bukumu. Menemukan serpihan-serpihan kehidupan lain yang belum terjangkau langkah.

[image]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s