Syukur Baru Sabar

“Apa-apa yang datang dari Allah, terima dengan senang hati, Dek..”
Kalimat Ibu yang dulu pernah dikatakan sekali padaku. Sekali, dan manjur.

Akhir-akhir Ramadhan, tak cukup sekali Ibu mengatakannya lagi. Dua sampai tiga kali beliau ulangi.
Untuk siapa??
Untuk anaknya yang paling rewel sak donyo..

“Alhamdulillah”
Adalah ucapan pertama yang harus diucapkan ketika terjadi tumbukan dalam hidup. Setelah itu baru,
“Inna lillahi..”
Begitu, rumus sekuensialnya..

Untuk mensyukuri, kebaikan yang akan datang kelak. Agar, saat kalimat pertama tersebut yang terucap, Allah utus malaikat membangun sebuah rumah di surga. Agar, nikmat yang semula minus berubah menjadi plus. Yang plus menjadi plus plus.

Begitu pun, kenapa Allah menghendaki kata “hamdun” bukan “syukrun”. Agar tak ada kufur nikmat di dalam ucapan cinta untukNya..

“Apa-apa yang datang dari Allah, terima dengan senang hati, Dek..”
Kalimat yang akan dipegang sampai mati, insya Allah. Kebaikan, agar mengalir pada yang memberi kebaikan. Ibu…

[14:7]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s