Kehidupan Tak Usah Dipahami

Kehidupan tak usah dipahami,
maka ia jadi pesta.
Biarkan hari-hari berjalan
seperti kanak tanpa beban
dihadiahi kelopak aneka warna
oleh sejuknya hembusan angin.
Mengumpul menyimpan segala
sungguh si kanak tak ingin.
Kelopak dilepaskan dari rambutnya,
tempat mereka terpenjara;
pada umur yang manis dan muda
tangan meminta tambahan usia.

— Rilke, 1899 —

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s