Kebebasan Bersyarat? Tak Apa..

 

“Jadilah apapun yang kamu inginkan, tapi janganlah profesimu membuatmu jauh dari Allah.”

dua pernyataan yang menyenangkan dari ustadz Adi.

“jadilah apapun yang kamu inginkan.”
ini, salah satu pernyataan teradem yang dari dulu paling disuka. sebagai makhluk penyuka kebebasan, kata-kata tersebut, anggap saja, surga dunia.

“jangan membuat jauh dari allah.”
sebuah pernyataan yang, seakan-akan, menjadi konstrain dari bebasnya pernyataan pertama. tapi sebenarnya, itulah kebebasan yang sejatinya. ketika keinginan bukan lagi menjadi pengekang. ketika hatimu menyadari bahwa keinginanmu tak ada apa-apanya dibanding rasa surga.

sebuah kebebasan yang terbatasi konstrain. sebuah kebebasan yang terbatasi pakem. disanalah, tantangan sebenarnya. sama, seperti ketika melakukan penelitian. bebaslah pikiranmu mengeksplorasi kemana-mana, tapi tetap semua harus ada dalam kerangka yang tak dapat terlanggar.

maka mengertilah, bahwa konstrain-konstrain itu ada hanya agar kebebasan menjadi sebuah kebenaran yang membaikkan. menenangkan.

pwkt-yk

0.5 jam sebelum sampai tujuan…

 

— ketika harusnya meminta cuti untuk tidur seharian dan yang didapat adalah perjalanan tanpa bisa tertidur sekejap pun.

Busy but happy? Yess..

Somehow, i know what it means, dear Sensei 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s