Night’s Moments

Bandung
Three Muske(n)teer akhirnya kembali bersatu setelah sekian lama terpisah di 3 kota yang berbeda. Bandung, menjadi tempat persinggahan anak manusia dari Bekasi, Cirebon, dan Jakarta. Tempat nginep, tentu saja di tempat Teteh yang sholihah dan selalu sibuk luar biasa di Banjaran. Saking sibuknya ngurus umat, tiap kali kita datang hanya ditaruh di kamar dan disediakan cemilan. Tapi tidak untuk kali ini. Seharian, trio maut yang masih berlabel ‘jahil bin labil’ ini memutuskan untuk keliling Bandung.

Sampai datang saat tengah siang digantikan oleh tengah malam. Ditemani sebungkus kacang rebus, ndeproklah kita di depan BIP yang sudah tutup pintu, menunggu si Teteh yang baru bisa jemput setelah selesai nonton konser musik di daerah kampus gajah. Sepak kaki kanan kiri, ngobrol ngalur ngidul, ngakak satu dua tiga, lempar-lemparan kulit kacang. Ini manusia-manusia venus ato mars sebenarnya.. -__-
Dan tentu saja, tak lupa, melihat kehidupan malam berjalan di Dago. Ini, sepertinya hanya saya sendiri yang melakukannya. Anak manusia paling melankolis diantara mereka. Fyuhh~

But, whatever we are, engaged forever ’till heaven, ne..mbak bro sekalian

Engaged Forever 'Till Heaven
Continue reading

Advertisements

[Catatan Ramadhan 1437H] Inspiring Sista (3)

Aku membaca statusnya di media sosial kemarin malam. Sebuah media sosial yang jarang sekali kubuka. Hanya kugunakan untuk men-save artikel yang ingin kubaca lagi di masa depan atau artikel yang aku ingin mereka, yang gemar berselancar disana, membacanya. Statusnya masih sama dari dulu, inspiring. Saudara sekelas dan se- se- lainnya semasa di Bandung. Dekat,,iya, bisa dibilang. Beliaulah yang sudah mengajarkan banyak hal padaku yang masih jahil tingkat tinggi…semoga allah balas setiap kebaikannya..

Semester pertama. Masa-masa pengenalan. Kita berkumpul bersama di kos seorang kawan di daerah Sukabirus. Ketika yang lain sedang asyik-asyiknya cekikikan tetiba terdengar suara tilawah dari tangga di luar kamar. Kita terhenti sejenak dan melihat beliau sedang khusyuk membaca mushafnya di barisan tangga entah keberapa. Aku yang masih belum terlalu terbiasa melihat orang membaca mushaf di mana saja hanya tertegun melihatnya. Lalu, kembali berhura-hura dengan mereka. Membiarkan beliau dengan mushafnya. Juga ketika kita sedang pusing-pusing semi panik karena akan ujian statistik, beliau dengan tenang duduk di kursi dan membaca mushafnya menunggu bel masuk berbunyi. Lagi-lagi aku hanya terheran-heran melihat sikap beliau.

Continue reading

By Isnaini Posted in Moment

BM0804

Nemu ini pas ngoprek kamar…

image

Kenang-kenangan Pak Kethu untuk anak buahnya dengan sebuah surat di dalamnya di syuro terakhir pagi hari di MSU…

Dan tetiba, teringat wejangan si Teteh ketika meninggalkan Turangga menuju ke Bekasi serta pesan Mbak-Mbak IEI ketika perpisahan di auditorium menuju kota impian. Semuanya sama…

Dimanapun berada, selalu lakukan kebaikan…

Dan kini, seperti domba yang kehilangan kumpulannya…serigala pun mengincarnya. Menunggu puncak kelengahannya…
Lumpuh…

Moga Allah kembali kumpulkan dengan mereka yang selalu bisa membuat diri bergerak dan berjuang di jalanNya…
Moga Allah selalu berikan keistiqamahan di jalanNya untuk saudara-saudara yang jauh tersebar dimana-mana…
Moga Allah selalu berikan keberkahanNya untuk semesta…

~ miss them…a lot…

By Isnaini Posted in Moment

[KI Klaten] “Ini, Langit Cita-Cita Kami..”

Mulanya kami melihat langit hanya sebatas tempat bernaungnya matahari dan awan. Tak lebih tak kurang. Itu yang kami lihat di keseharian.

Matahari dan Awan

Tiba-tiba seseorang datang, mengulurkan tangan, mengajari satu dua hal tentang impian. Ia berikan benih-benih harapan. Menyuruh kami memilih, merawat, dan membesarkannya.

Lalu kami pun mulai melihatnya. Cita-cita itu beterbangan, menyusul kemudian mensejajari matahari dan awan. Dan kini, kami pun bisa berkata dengan mata berbinar,

“Perkenalkan. Ini, langit cita-cita kami.. πŸ™‚ “

Langit cita-cita

Langit cita-cita 2

Terima kasih kakak-kakak sekalian. Kami mungkin tak mengerti apa arti semua ini sekarang. Tapi setidaknya, kami dapat melihat dunia sedikit lebih lebar.

Salam ceria dan hangat,
Adek-adekmu di SDN 2 Ngemplakseneng

PasTI 2013

Pengen ketemuan ngobrol-ngobrol sama temen-temen kayak dulu lagi, tapi dah pada terbang kemana-mana. ~Mas Markus’s message

Ini hanyalah sekelumit kisah untuk mengabadikan anak-anak absurd nomor dua yang saya temukan setelah sebelumnya saya menemukan anak-anak yang lebih absurd lagi dari anak-anak ini. Hal yang paling saya kagumi dari mereka adalah semangat hura-hura dan semangat belajar mereka yang berbanding lurus. Semua dilakukan dengan penuh totalitas. Dan korsa-nya luar biasa…. *tepuk tangan

Continue reading

By Isnaini Posted in Moment

Seneng Bareng-Dieng

Scene 1
=======
Kamar kos. Sibuk ngutak-atik sesuatu. Suara message wa. Ngambil hape. Mbak Novi.

“Nuri, mau ikut jalan2 ke daerah ketep gak?
Berangkat besok minggu. Gratis, konfirmasi ikut terakhir hari ini jam 3 sore. Klo mau ntar aku daftarin.”

Masih males-malesan. Inget hari ahad sudah ada acara. Mulai ngetik.

“Mbak ikut?
Dari jam berapa sampe jam berapa mbak?
Acaranya siapa mbak?”

Letakin hp. Kembali upyek sama kerjaan.
Tak berapa lama. Suara message. Ambil hp.

“Insya Allah ikut. Dari pagi sampe sore. Pagi berangkat pukul 7, pulang dari sana rencana sekitar jam 2-an gitu. Acara KMPTI, pembubaran gitu. Yang ikut angkatan kita aja. Ikutlah Nuri. Aku kirim fotonya ya.”

Gak perlu nunggu lama. Langsung ketik
“Ikoottt”

Acara hari Ahad, abaikan. Continue reading

By Isnaini Posted in Moment

Today’s Activities, Tomorrow’s Memories

Today’s activities will be tomorrow’s memories..

Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi kenangan yang akan kita rindukan di masa datang. Berencana meninggalkan bang tweeto dan mas efbi untuk sementara waktu berarti kembali mengoprek-oprek si bloggie (I’ll never leave you, bloggie). Membaca kembali tulisan-tulisan lama membuat bersyukur dapat merasakan kembali momen-momen ketika peristiwa yang sudah ditulis terjadi. Itulah gunanya tulisan…(nginget-nginget, masih banyak perjalanan yang belum didokumentasikan).

Setidak betahnya tinggal di Jakarta, ada juga masa-masa yang saat ini pengen lagi dilakukan disana. Nongkrong di Bundaran HI, entah pas sore hari sambil nonton orang-orang pada seliweran atau malem-malem nonton mobil-mobil lewat sambil makan gorengan. Sore hari ditemani langit senja yang masih ada warna birunya dan malamnya ditemani cahaya-cahaya gedung-gedung bertingkat wahh..
Nongkrong di lapangan blok S, kapan lagi bisa nongkrong di lapangan malem-malem kalo gak pas zaman itu di tempat itu. Apalagi kalo udah di rumah, gak bebas pulang malam.. :mrgreen:
Peace emak babe, anakmu agak kelewatan kalo di perantauan (^^)v
Berjalan dari satu busway ke busway yang lain, dari satu metro mini ke metro mini yang lain. Jalan-jalan itu salah satu obat penyakit kalo buat saya..hehehe. Tiap kali otak udah kelewat mikir abot dan tepar maka jalan-jalan adalah solusi utama. Ngebolang sendirian gak tentu arah, asal aja melangkah. Kadang cuma ke Blok M, masjid istiqlal, atau cuman naik busway dari ujung ke ujung trus balik lagi. Gak pake keluar shelter…aneh?? sudahlah semua manusia juga punya sisi keanehan sendiri-sendiri kan..ehehehehe
Di jogya jarang bahkan gak pernah ngebolang dengan jalan kaki. Ada si motor biru yang setia ditunggangi kemanapun empunya pengen berpindah tempat. Beda rasa pastinya..jalan kaki selalu lebih menyenangkan tapi karena sudah ada si motor biru mosok yo mau ditelantarkan.. πŸ˜€ (alibi). Continue reading

By Isnaini Posted in Moment

[Ramadhan-6] Moments Ramadhan 1435 H

Assalamua’alaikum wr wb,,, πŸ˜€

Yogyakarta, 30 Juni 2014
Buka puasa bareng pertama anak kelas di D’Cost Jogja City Mall…yeeiii

pasca TI 2013

pasca TI 2013

Boyong, 1 Juli 2014..
Ayee…akhirnya dapet kesempatan ngajar TPA ke Boyong setelah selama ini jadwal bentrok terusss..
Ngajinya anak-anak lereng gunung Merapi.. πŸ˜€
Taraaa…

tpa al furqon

Their smile…fresh πŸ˜€
I wish I could be a kid again πŸ˜€
I hope I can have that kind of smile πŸ™‚

By Isnaini Posted in Moment

Access Net 05

Berasa inget masa-masa bersama anak-anak abstrak ini semua… :mrgreen:

Access Net crew 05

Access Net crew 05

Let’s make another happy memories in here to be remembered in the future….

By Isnaini Posted in Moment

Everyday is Syukur Day…..

Setengah jam sebelum petugas pengantar paket datang. Masih ada beberapa barang yang masih harus dikepak. Benar-benar mendadak??
Entahlah, harusnya aku sudah siap dengan semua kemungkinan. Jadwal masuk kuliah masih belum fix kala itu. Masih berencana untuk keliling Jakarta seminggu awal bulan September. Masih ada beberapa tempat yang belum sempat di kunjungi

~ Planetarium
~ Perpustakaan Nasional
~ Museum
~ Car Free Day Bundaran HI

Continue reading

By Isnaini Posted in Moment